STORY21 - SPG POLOS

SPG Polos - Waktu itu ingat betul hari sabtu tanggal 12 Feb 2005, ketika sedang duduk di tempat piket di salah satu kantor perusahaan advertising kosmetik di Jakarta, Tibor yang bekerja sebagai staff marketing (boleh dibilang petugas piket yang bergiliran diantara karyawan) kebetulan mendapat tugas jaga malam dan dikawani oleh salah seorang calon SPG (model) bernama Cia. Paras Cia lumayan manis dan berbibir seksi.

Badannya agak berisi setinggi kira-kira 165 cm berkulit kuning langsat dan memiliki ukuran dada yang wow 40 cup BB. Dada Cia begitu besar jadi sangat indah dipandang apabila memakai kaos ketat dan dengan bh ukuran itu pun tahap samping dan atas tetek Cia tetap nyempul keluar bh. Pakaian Cia waktu itu tidak terkesan merangsang, hanya memakai celana jeans dan kemeja berkancing depan.

Ketika Cia mendampingi teh manis untuk Tibor yang kebetulan hanya sendiri di ruang jaga, Cia menyapa Tibor semacam ingin ada kawan ngobrol. Terjadilah perbincangan antara Tibor dan Cia hingga menjurus ke arah yang agak mengajak birahi. Dari pembicaraan perkawinan hingga ujung-ujungnya ngelantur ke pembicaraan seputar hubungan seksual.

Seusai Cia ingin menyudahi obrolan, dan ia hendak pamit untuk kembali ke tempatnya, Tibor seraya hebat tangannya dan merangkul Cia ketempat aspek kamar yang berkapasitas 2,5m x3,5m yang kebetulan tahap kanan kamar tertutup tirai, jadi tidak terkesan dari luar. Tibor mencium bibirnya yang ranum dan sexy itu. Cia agak terkejut atas perlakuan Tibor yang tiba-tiba, tetapi ia tetap membalas ciuman Tibor dengan mesra.


Ciuman Cia kian lama kian menghangat seusai Tibor meremas buah dada sebelah kiri yang besar itu. Kemudian Tibor meremas agak keras payudara Cia sebab Tibor sangat bernafsu untuk melumat seluruh tubuhnya. Ciuman Cia tidak terlepas, malah terus bernafsu seusai Tibor meremas ke kedua buah dadanya dengan kedua tangannya agak keras sambil berciuman penuh birahi.

Nikmat sekali perasaan Tibor ketika meremas-remas buah dada yang kencang sebab nafsu. Tibor rasakan puting susu Cia yang juga mulai mengeras, kemudian Tibor mengusap-usap dan sesekali memencetnya supaya dirinya lebih terangsang. Ketika sedang asik mereka berciuman dan saling meraba, terdengarlah suara pintu terbuka dari jauh,

Tibor dan Cia pun cepat-cepat mengatur jarak antara mereka berdua supaya tidak adak ada kecurigaan di tempat itu. Kemudian Cia pun pamit untuk kembali ke tempatnya sambil membawa nampan tempat minum dan membalik badan sambil tersenyum. Derup jantung Tibor kian kencang, antara takut ketahuan dan bahagia, jadi berharap kejadian itu terulang lagi lain kali.

Hari berganti hari terasa lama menantikan peluang itu terjadi kembali. Tiga hari kemudian, kebetulan Tibor memperoleh tugas jaga malam untuk mengantikan rekannya yang sakit. Bahagia rasa hati Tibor memperoleh tugas lebih cepat dari perdiksiya. Pada hari itu, di siang hari, Tibor langsung memberbagi pesan terhadap kawan Cia bernama Dewi bahwa Tibor memperoleh tugas malam hari ini, dan supaya disampaikan terhadap cia.

Dewi sebagai sahabat bersahabat cia, langsung memberbagi berita tersebut. ketika Tibor jaga malam, lama rasanya menantikan keberadaan teh manis hangat bikinan cia. Cocok jam sebelas malam, Cia pun akhirnya keluar membawa teh manis dan bebepapa kue dalam piring. Cerita Sex 21+

Bahagia hati Tibor menonton Cia muncul, dan Tibor langsung menyapa: hai apa berita, kemudian Cia jawab: baik bang. apakah yang lainnya telah pada tidur? Kata tibor, Cia menjawab: jangan takut bang, ada Dewi di situ untuk menjaga apabila ada orang yang bakal keluar alias masuk dari pintu itu. Lega rasa Tibor mendengar ucapan itu, berarti amanlah mereka dari gangguan orang. tanpa basa busuk Tibor langsung hebat tangan Cia dan merangkulnya seraya melumat bibir Cia yang sexy itu.

Tak ada hambatan dalam melakukan faktor tersebut sebab telah dilakukan Tibor kemarin hari lalu. semacam biasa tangan Tibor langsung meraba payudara cia, jadi Cia agak menggeliat ke-enakkan. Pelukakan Cia terus erat, sebab Tibor telah mulai melumat leher dan belakang telinga cia. Suara Cia terus mendesah jadi membikin Tibor ingin melakukan faktor yang lain dari biasanya.

Tangan Tibor mulai menelusup lewat bawah kemeja Cia untuk menggapai payudara yang terbungkus bh warna coklat muda. Tanpa terasa, tangan Tibor telah berada di permukaan bh Cia dan mengusap-usap payudara sebelah atas yang tidak tertutup bh. Lumatan bibir Tibor membikin Cia tidak mengenal gerilya tangan tibor. Dengan cara perlahan tangan Tibor mulai menyusup lewat bawah bh Cia untuk menggapai seluruh payudara cia.

Diangkatnya bh Cia perlahan-lahan supaya tidak terasa. Makin terangkat sedikit-demi sedikit hingga puting Cia telah berada dalam genggaman tangan tibor. Tangan Tibor sebelah kanan telah memperoleh seluruh payudara Cia yang besar yang tidak bisa terpegang keseluruhan sebab saking besarnya. Diremas-remas payudara Cia berikut putingnya.

Makin menggeliat Cia merasakan remasan tangan Tibor yang begitu nikmat. Cia belum mengenal bahwa bh sebelah kiri Cia telah terangkat, jadi payudara Cia telah terbuka, mesikipun tetap dalam baju. Tibor mulai melumat leher Cia lagi, dan saat ini dengan cepat mulut Tibor turun ke bawah seraya membawa baju Cia ke atas, jadi mulut Tibor bisa melumat puting Cia yang berwarna merah muda.

Cia agak terkejut, tiba-tiba kok bh Cia sebelah kiri telah terangkat dan mulut Tibor telah berada di ujung payudara sebelah kirinya sambil melumat puting itu dengan bernafsu dan tangannya meremas pangkal payudara cia. Mesikipun kaget, Cia tetap membiarkan perbuatan tibor, sebab terbukti terasa sangat nikmat. Kemudian Tibor memainkan lidahnya untuk memutar-mutar puting cia.


Terus menggeliatlah Cia dibuatnya. Cia tidak bisa menahan nikmat atas perlakuan tibor, jadi tangan Cia masuk kebalik baju Tibor dan mengusap-usap pungung Tibor dan sesekali mencakarnya apabila kenikmatan itu memuncak. Muka Cia menengadah ke atas sambil merasakan nikmatnya lumatan bibir Tibor di payudaranya. Sambil melirik ke arah muka Cia yang sedang menengadah ke atas, Tibor memakai peluang itu dengan menggerakan tanagan kirinya dengan cara perlahan-lahan menelusup masuk ke tahap dalam baju cia.

Tibor mulai meraba perut cia, kemudian perlahan naik ke bh kanan cia. tangan kiri Tibor berusaha naik ke tahap bawah bh cia. Tidak segan segan tangan kiri Tibor langsung menelusup masuk ke dalam bh cia, dan terpeganglah payudara kanan cia. Sedikit semi-sedikit tangan kiri Tibor diangkat keatas supaya bh Cia naik dan terbuka. Dengan keuletan tibor, akhirnya terbukalah kedua payudara cia. Lumatan bibir Tibor di payudara kiri Cia dilepaskan dan berpindah ke bibir cia.

Kemudian tangan kanar Tibor kembali meremas kembali patudara kiri Cia jadi kedua tangan Tibor telah menguasai kedua payudara cia. Tanpa terasa Cia telah terpojok di tembok, jadi Cia bisa merasakan tegangnya penis Tibor di kurang lebih selangkangannya. Tibor memiliki pikiran untuk membuka baju cia, tetapi belum menemukan caranya.


Akhirnya Tibor menyudahi remasan kedua tangannya pada kedua payudara Cia kemudian memeluk sambil melumat kembali bibir cia. Dalam pelukan tibor, Cia seakan pasrah. Dengan cara perlahan Tibor merenggangkan pelukannya sambil membuka kancing baju Cia mulai dari bawah dengan memakai tangan kanannya. Seusai kancing teratas kebuka maka terbukalah semua kancing baju cia. Lumatan bibir tiborpun pindah ke payudara Cia sebelah kanan yang belum sempat terlumat oleh tibor.

Payudara kanan Cia terbukti agak sensitf dibanding yang kiri, jadi ketika dilumat, desahan Cia terus kencang. Tiborpun lebih mengencangkan lumatannya, dengan sedotan yang dalam dan kunyahannya yang begitu keras. Tidak tahan lah Cia dibuatnya, hingga-sampai Cia hampir terkulai sebab lemas dan nikmat. Cia meminta Tibor untuk menghentikan lakukanannya seraya mendorong badan Tibor sambil menutup kedua payudaranya dengan baju tanpa terkancing.

Cia duduk mengatakan sambil terengah-engah: lakukanan kami terlalu jauh bang, aku takut, katanya. Telahlah kata tibor, toh kalian juga merasakan kenikmatannya sama dengan aku. Terdiam Cia dibuatnya, sambil mengancing baju dan membetulkan bh nya, Cia mengatakan: kok akang ngomong begitu.

Telah lah cia, toh kami sama sama menikmatinya dan bahagia pula, ya nggak, jawab tibor. Seusai baju Cia terkancing keseluruhan, Cia pun berangkat tanpa menoleh, sebab jawaban Tibor tidak enak didengar di telinga cia. Dan Tibor pun mengatakan: kok jadi begitu. Tetapi Cia tetap terus berangkat meninggalkan Tibor tanpa mengatakan-kata.

Tibor agak rugi atas perkataan yang diucapkannya ke pada cia. Keesokan harinya Tibor menghampiri dewi dan kerkata: dew, bilang sama Cia jangan ngambek dong, kelak aku nggak bisa teh manis lagi dari Cia. Sambil tertawa Dewi menjawab: iya kelak disampein. Berbagai kali Tibor jaga malam tanpa diantarkan minuman oleh Cia, tetapi oleh yang lainnya.

kangen rasanya Tibor terhadap Cia, tetapi Cia terlanjur marah. Ketika hendak hari raya Nyepi, kantor bakal diliburkan sehari dan Tibor kedapatan jaga malam. Kecewa hati Tibor sebab Cia tidak lagi mau mendampingi minuman ke ruang jaga malam. Di kantor advertising kosmetik yang biasanya ramai, menjadi sunyi senyap sebab tidak sedikit dari para pegawainya yang keluar kota mekegunaaankan liburannya, jadi tinggal empat orang calon SPG tergolong Cia yang tidak bisa libur sebab wajib menata seluruh ruangan kantor dan peralatannya.

Ketika malam hari raya Nyepi, kantor pun sepi, sebab besok dan lusa libur. Di belakangpun tidak berisik sebab tinggal empat orang saja yang biasanya belasan orang berkongko sambil makan alias minum yang adalah fasilitas kantor. ketika jam sebelas seperempat malam, Tibor meminta dibuatkan minuman hangat terhadap salah seorang dibelakang dan meminta supaya Cia yang mengantarkan.

Berharap-harap cemas Tibor menantikan kedatangan minuman itu. Tidak lama kemudian timbul Cia dengan membawa minuman untuk tibor. Bahagia rasanya Tibor berjumpa dangan Cia lagi. Tetap marah ya, sapa tibor. Ah engga, jawab cia. Kalo gitu tetap mau di cium dong, kata tibor. Cia diam, sambil memindahkan minuman dari nampan ke meja.

Diusapnya pinggang Cia sambil mengatakan: jangan marah dong, aku kan kangen banget sama kalian cia. Lalu Cia melirik ke arah Tibor sambil tersenyum. Tanpa pikir panjang, Tibor langsung hebat badan Cia dan langsung melumat bibir Cia dengan ganas. Cia pun langsung menerima ciuman itu dengan hangat. Perlakuan Tibor hari ini lebih membara, lebih buas dari perlakuan sebelumnya, jadi Cia lebih kepayahan menghadapinya.


Payudara Cia diputar putar dengan keras tahap kanan dan kiri dan sesekali menggenggam dan meremas pantat Cia dengan gemas. Seusai tangan Tibor telah menggapai tahap pantat, kemudian digesernya tangan tersebut perlahan-lahan kebagian depan. Dielusnya vagina Cia yang tertutup celana dalam dan celana panjang dengan cara lembut supaya Cia lebih bisa menikmatinya.

Cia belum sadar bahwa tangan Tibor telah meraba tahap depan resleting celana cia. Sambil berciuman dan meremas remas payudara cia, Tibor mulai membuka kancing dan resleting celana Cia dengan cara perlahan lahan. Akhirnya tangan Tibor telah hingga pada celana dalam Cia yang berwarna coklat muda. Tibor mulai memutar-mutar jari tangannya dikurang lebih depan celana dalam cia, tetapi Cia tetap asik menerima ciuman tibor.

Saking keenakan, tanpa terasa oleh cia, tangan Tibor sulit bergerilya masuk kedalam celana dalam cia. Tibor merasakan bulu halus di kurang lebih vagina cia, kemudian tangan Tibor berusaha mengapai masuk ke vagina cia. Cia makin merasakan kenikmatan atas sentuhan tangan tibor. Makin menggeliat-geliat tubuh Cia seusai jari tengah Tibor masuk ke dalam vagina cia.

Tibor memasukkan jari tengahnya lebih dalam ke vagina Cia dan mengeluarkannya dengan irama yang lembut. Makin enak Cia dibuatnya, jadi pantat Cia bergerak maju mundur tanpa terasa. Kemudian Tibor menyesuaikan irama maju mundur itu yang disesuaikan dengan keluar masuknya jari tengah tibor. Cia tidak tahan menerima nikmatnya gerakan tangan tibor, jadi gerakan pantat Cia terus keras. Saking tidak tahannya, tangan Cia menghampiri tangan tibor.


Dipegangnya tangan Tibor supaya lebih memasukkan jarinya ke vagina cia. Kemudian Cia mempercepat gerakan tangan dan gerakan pantat yang maju mundur itu. Menggeliat-geliatlah Cia dibarengi dengan desahan dan rintihan yang sendu dan panjang. Mendengar rintihan itu, Tibor dengan cara perlahan-lahan membuka kancing dan menurunkan resleting celananya. Kemudian tangan Tibor menghampiri tangan Cia untuk diarahkan ke bawah menuju celana Tibor yang telah terbuka kancing dan reslingnya. Cerita Sex 21+

Diarahkan tangan Cia masuk kedalam celana dalam Tibor supaya di remas-remas penis tibor. Tanpa terucap kata-kata, tangan Cia dengan cara otomatis menggenggam penis Tibor dengan gerakan turun naik seolah-olah suatu naluri kewanitaan yang keluar dari lubuknya. Derup jantung kedua insan yang sedang dilanda asmara itu terus kencang, tanpa terasa, dampak gerakan gerakan yang terus-menerus, maka celana Cia maupun Tibor melorot ke bawah.

Alhasil, Tibor hanya memakai kaos dan celana dalam, dan Cia hanya memakai baju berkancing depan dan celana dalam. Dalam kondisi itu Tibor kangen ingin menlumat payudara cia, kemudian diangkatnya baju Cia ke atas dan diangkatnya pula bh Cia dari bawah jadi muncullah dua buah dada besar bergoyang goyang dampak tangan Tibor membawa bh itu ke atas dengan cepat.

Dilumatlah tetek Cia bergantian kanan dan kiri, di dusel-dusel dengan pipi, mulut dan hidung tibor, jadi ujung putingnya menyentuh bulu kumis Tibor yang membikin bulu kuduk Cia merinding dan badan Cia menggeliat keenakan. Sambil melumat tetek cia, Tibor menggeletakkan tubuh tia di atas meja, jadi badan Cia tergeletak di atas meja, tetapi hanya sebatas pantat, kaki Cia tetap berada di bawah.

Tibor pun menindih tubuh Cia dengan terus melumat tetek Cia dan memainkan vagian Cia dengan jari tangannya. Vagian Cia telah basah dibuatnya dan Cia terus menggerakan pinggulnya keatas kebawah semacam orang sedang bersenggama. Cia pasrah dalam kondisi tersebut, sebab telah lelah merasakan kenikmatan yang bertubi-tubi. Saking geramnya, tangan Cia mencari penis Tibor yang berada diselangkangan. Agak sulit menggapai penis itu sebab posisi temengenai dan sedang di geryangi oleh tibor.

Seusai sukses memperoleh penis tibor, walupun posisinya agak miring, digenggamnya barang berkapasitas sedang itu dan dirasakan oleh tangan Cia dengan penuh kenikmatan. Kemudian barang itu diremas-remas dan genggam sambil turun naikkan supaya Tibor merasa lebih nikmat. Tidak tahan Cia merasakan kenikmatan itu, hingga dirinya duduk diatas meja seolah-olah ingin menyudahi pergumulan itu. Tibor pun kaget, ada apa gerangan pikirnya, lalu Cia turun dari duduknya di meja dan langsung meraih penis tibor.

Dipegangnya penis Tibor dengan dua tangan, kemudian dikulum dan dihisap hingga Tibor kaget dibuatnya. Tibor tetap terbingung-bingung dengan perbuatan Cia yang begitu berani, tetapi dibiarkannya sebab terbukti nikmat sekali dikulum dan dilumat oleh mulut Cia. Tibor tidak tahan menahan nikmatnya isapan mulut cia, lalu dicarinya tetek Cia untuk diremas-remas supaya lebih merangsang penisnya. Disuruhnya Cia agak keatas sedikit, yaitu bersimpu dengan dengkulnya supaya posisinya enak.


Diteruskan isapan penis Tibor oleh Cia, sambil diremas-remasnya tetek Cia dengan kedua tangan Tibor. Muka Tibor menengadah ke atas, merasakan nikmatnya suasana itu. Seusai itu, pikiran Tibor telah tidak karuan lagi, diangkatnya badan Cia dengan kedua tangan Tibor, kemudian dibaringkanlah Cia di atas meja. Cia diam tidak bersuara, pasrah atas apa yang bakal dilakukan Tibor terhadapnya.

Vagian Cia pas berhadapan dengan penis Tibor, sebab badan Cia tergeletak di meja hanya sebatas pantat, maka diarahkannya penis Tibor ke vagina Cia perlahan-lahan. Ketika kepala penis Tibor menyentuh kemaluan Cia, mendesahlah Cia semacam kepedasan. Dimasukannya penis Tibor sedikit demi sedikit, makin menggeliatlah Cia dibuatnya.

Ketika seluruh penis Tibor masuk kedalam kemaluan Cia, terasa hagat dirasakan Cia. Dipeluknya Tibor erat-erat supaya tidak melepaskan penisnya dari dalam vagina itu. Ditekannya pantat Tibor erat-erat oleh kedua tangan Cia supaya penisnya lebih masuk ke dalam. Tibor mulai hebat dan memasukkan penisnya ke dalam vagina Cia, makin merontalah Cia dengan gerakan itu. Desahan Cia terus membikin nafsu Tibor terbakar, jadi dipercepatlah gerakan keluar masuk itu.

Cia makin meronta keenakan, dengan menggoyang pingulnya supaya Tibor lebih bersemangat. Goyangan naik turun pinggul Cia membikin Tibor tidak tahan membendung spermanya, dipercepat gerakan maju mundur penis Tibor supaya ejakulasinya terasa lebih nikmat. Cia merasakan penis Tibor lebih membesar dan mengeras disertai akselerasi gerakan maju mundur penis Tibor.

Berdesahlah Cia merasakan kenikmatan itu dan dipeluknya Tibor erat-erat supaya tidak menghentikan gerakan itu dan berharap ketika muncratnya sperma, seluruh penis Tibor berada di dalam vagina Cia. Berteriaklah Tibor dengan mendesah, yang bertanda bahwa sperma Tibor keluar muncrat berbagai kali di dalam vagina cia. Tetap dipeluknya

Tibor erat-erat oleh Cia, supaya badan Tibor tetap melekat pada permukaan tubuh tahap atas badan Cia. Bahagia Cia menerima semprotan sperma Tibor yang begitu dasyat, sambil tersenyum dan memejamkan mata bakal nikmatnya suasana tersebut. diciumnya Tibor berulang kali untuk menandakan kebahagiaan Cia atas lakukanan itu.

Cia sangat bahagia mesikipun penis Tibor hanya kurang lebih 15 menit keluar masuk di vagina Cia, tetapi 15 menit bagi Cia telah terlalu cukup, sebab pada waktu pemanasan Cia telah berada di puncak birahi berkali kali. Cia merenggangkan pelukannya dan mengatakan, terima kasih ya bang, aku bahagia sekali dan kemudian mencium Tibor dengan penuh kasih sayang. Sama-sama cia, akang juga bahagia kok, kalian enak dan bergairah jawab Tibor sambil tersenyum. Gila, kaya nggak ada apa-apa…., takutnya Cia minta tanggung jawab tau apa gitu…., enak juga si Tibor. ,,,,,,,,,,,,,

STORY21 - SYAHWAT PEMUDA DESA

Syahwat Pemuda Desa - Ji besok kau gantiin aku ya ikut pelatihan ke puncak “ucap eko sepupuku. gak ah gk punya uang buat bayar “jawabku,,gak usah bayar begok,kan sudah dibayar sama desa,kau tinggal ikut saja,,”tapi kan aku bukan anggota kartar,masa ikut acara gituan,,”dah lah kamu ikut saja,,aku soalnya ada acara dua hari lagi,,mau ya??,,dua hari lagi??emangnya acaranya berapa hari pelatihannya??mungkin empat hari,,please mau ya??,,oke deh kau ini ada2 saja,,tapi aku minta uangnya buat pegangan disana,,he,,hee,,he,,ah kau ini.eko lalu memberiku uang 500 rb kepadaku.memang sepupuku ini anaknya pintar makanya ia lolos tes cpns,sedangkan aku cuma kerja serabutan,lebih banyak nganggurnya sih,,wkwkwk.


Namaku aji,usiaku 23 tahun seorang anak petani yang hidup dipedesaan lereng gunung.beda dgn sepupuku yg orang tuanya adalah PNS sehingga ia bisa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi.sedangkan aku cuma lulusan SMP.entah kenapa aku menyanggupi permintaan sepupuku untuk gantikan dia ikut pelatihan.dia memang aktif di pemrintahan desa,itulah sebabnya ia dijadikan ketua kartar didesaku.sedangkanku sukanya nongkrong di warung kopi,krn aku malas dgn hal2 organisasi.

Suasana desa masih tertutup kabut pagi itu,aku bersiap untuk berangkat ke balai desa.lagian aneh disini suasananya sudah pegunungan tapi kenapa pelatihannya kepuncak,meski beda provinsi tetap saja pegunungan.setelah selesai berkemas,,suara motor berhenti didepan rumahku,,ji ayo kuantar kau kebalai desa,mobilnya sudah datang “teriak eko,,,iya bawel,,aku lalu naik motor dan menuju ke bali desa.

Disana orang2 yg ikut pelatihan sudah kumpul,,tapi kok gk ada remajanya”bartinku.woy anjing kok yg ikut pelatihan emak2 semua,gak ada anak2 kartarnya.lah emang siapa yg bilang yg ikut pelatihan anak2 kartar ” jawab sepupuku dgn enteng.dalam hati aku menggerutu apalagi setelah kutahu yg laki2 cuma orang tiga,aku dan pak carik yg sudah tua dan satu lagi pak karjo ketua kelompok tani yg sama bau tanahnya dgn pak carik,ya mungkin usianya kira2 65 tahunan.

Kami lalu bergantian naik mobil Elf yg biasanya muat 15 orang,,tapi kayaknya yang ikut mungkin 12 an orang.aku lalu masuk bnyk yg berebut naik didepan,namanya emak2 suaranya kaya pasar berisik banget.aku langsung ke kursi paling belakang,biasanya klo elf kursi belakang ada 4 tp ini cuma ada dua,ternyata dicopot krn dlm perbaikan.sekitar 10 menitan didalam mobil,kok mobil gk jalan2,ternyata nunggu satu orang yg belum datang.tak lama kemudian datanglah orang trsebut,tentu saja disoraki orang2.ternyata dia adalah Lusi biasa dipanggil mbak lus,ia istri ketua RT 5,,,huuhhhh,,lama banget dandanya,,teriak salah satu emak2,,iya maaf ya,,duduk dimana nih??kata mbak lus,,sana belakang masa datang telat minta duduk depan”sahut salah satu peserta.iya deh,,duduk belakang gk apa2,malah enak sama perjaka”ucapnya sambil tersenyum.memang mbak lus ini orangnya suka bergaul,gaya bicaranya ceplas ceplos.lalu ia menuju kebelakang dan minta duduk disebelah jendela.


M : loh kamu ji yg ikut,bukan eko
A : iya mbak,,eko ada keperluan,gak tau urusan apa
M : ya gk apa2,,kan kmu biar ngerti juga tentang kegiatan desa
A : iya mbk,,kukira yg ikut pelatihan anak2 kartar gak taunya nenek2
M : masa aku sudah nenek2 ji,,kmu gk suka duduk dgnku “smbil senyum
A : ehh,,gk kok mbak,,klo mbak lus kan masih cantik,,he,he,,dripada yg duduk didepan kita
M : husshh,,bisa sj km klo gombal
A : ih bener kok mbak

Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 01 siang dan sudah jauh meninggalkan kotaku.orang2 yg tadi suaranya berisik saling bersahutan,kini mulai lenyap.bnyk dari mereka yg tidur.begitu juga dgn mbak lus.kupandangi wajahnya ternyata cantik juga,kulihat payudaranya yg gk terlalu besar sangat pas dgn ukuran tubuhnya.lalu aku kaget tiba2 tangan mbak lus berada dipahaku.kubiarkan saja nanti klo aku pegang aku takut ia bangun.

Lalu setelah agak lama,aku sandarkan tubuhku agak selonjor,sementara tangan mbak lus masih dipahaku.aku coba iseng,ku pindah tangan mbak lus dgn perlahan ke kontolku.aku takut klo ia bangun,tapi ia masih tertidur.aku pura2 juga tidur biar nanti klo mbak lus bangun gk curiga.aku menikmati tangan mbak lus dikontolku,apalagi jika terkena jalan yg brgelombang rasanya nikmat sekali.hampir satu jam kontolku dibuat ngaceng oleh tangan mbak lus,tiba2 sopir mengerem cukup mendadak,dengan cepat kupejamkan mataku,takut klo mbak lus terbangun.aku pura2 bangun dari tidur,begitu juga dgn mbak lus juga terbangun akibat pengereman yg cukup mendadak.ia belum sadar klo posisi tangannya berada diatas kontolku

M : sudah tiba ya ji??
A : gak tau mbak mungkin sudah
Akhirnya mbak lus sadar dgn posisi tangannya
M : ehhh,,,maaf ya ji,,gk sengaja
Aku tau klo mbak lus ini orangnya gk suka marah,tapi supel klo berkumpul,aku coba goda dia
A : ehh,,iya mbak,,gk apa2,,sngaja juga gk apa2 kok,,he,,hee
M : huhh,,kamu enak

Aku cuma tersenyum,sementara orang2 sudah pada bangun.tapi sandaran kursi cukup tinggi sehingga ujung rambut sj yg kelihatan.lalu sambil senyum aku bilang ke mbak lus,,gede gk mbak??husss,,,kamu tu ya,,sambil jewer telingaku.ayo kita turun,,jangan lupa barang2 kamu jgn ada yg ketinggalan”ocehnya mengingatkanku,,oke mbak cantik,,hehehe.

Ternyata kami sudah sampai.aku baru tahu klo mbak lus yg termuda dari semua peserta yg ikut pelatihan,krn lainnya sudah bnyk yg tua.usia mbak lus kira2 40 sampai 42 tahun.lainnya sdh bnyak yg uzur.lalu pak carik dgn suaranya yg parau krn usia memberi sedikit arahan.ternyata baru tahu klo ini memang acaranya orang tani,krn pelatihannya nanti tentang pertanian.pantes gk ada yg muda.

Lalu kami berjalan ke sebuah pemginapan yg sudah dipesan.bukan hotel tapi lebih mirip kos2 an.satu kamar berisi 2 orang,karena laki2 nya 3 orang maka aku disuruh pak carik tidur sendiri dan disuruh tempati kamar yg paling ujung,sedangkan dia dan pak karjo,dikamar paling depan.begitu juga dan mbak lus,dia juga tidur sendiri krn wanitanya ada 9 orang dan kamar dia ada didepan kamarku.

Hari sudah mulai malam,karena pelatihannya dimulai besok.maka aku minta ijin jalan2 ke pak carik dan ia memperbolehkan,,jangan jauh2 ji nanti kesasar kamu dan juga malam2 pulangnya besok pelatihan, nih kunci pagarnya,,,iya pak “sahutku.setelah keluar pagar,kulihan mbak lus dgn mak sri datang entah darimana sambil menenteng kresek

M : mau kemana ji??
A : mau jalan2 mbak,,,ngopi
M : eh aku ikut aku juga mau beli sesuatu

Mak tolong taruh dikamarku ya,aku mau beli barang yg tadi,,iya lus.aku berjalan kepasar dgn mbak lus,sebuah pasar tradisional yg cukup ramai,meski disebuah pegunungan,ku perhatikan mbak lus sgt cantik.lalu aku sengaja gandeng tangannya

M : ehh,,jak kok kamu gandeng tangan mbak
A : gk apa2 mbak biar kaya orang pacaran saja,,hehehe
M : kamu ini ya nakal banget,,malu ji dilihat orang
A : emangya mbak kenal,,aku semakin erat genggam tangan mbak lus
M : km gk malu apa gndeng wanita tua ky mbak
A : klo mas sri itu tua,,klo mbak lus masih cantik dan ….
M : dan apa??,,?tua
A : seksi tau mbak

Ia mencubit pinggangku dgn tangan satunya.lalu kami jalan2 mengelilingi pasar yg cukup ramai.setelah aku dan mbak lus makan ia membeli susuatu di kios.aku yg menunggu memperhatikan lalu lalang orang beraktivitas dipasar.kuperhatikan dari sebuah jalan setapak bnyak pasangan pria wanita,tua maupun muda keluar masuk dari tempat itu.kucoba cari tau,,tiba2 aku ditanya penjual sayur yg sudah tua,,

P : mau kemana nak??
A : enggak mbah mau lihat2 saja
P : wong orang lagi kenthu kok dilihat
A : (aku kaget) hah yg benar mbah??
P : kamu bukan orang daerah sini ya?
A : iya mbah saya dari kot xxxx,,prov xxx
P : pantesan,,itu memang tempat orang2 mesum nak
A : loh emangnya gk di gerebek sama orang2
P : lah wong mereka suka sama suka kok digerebek
A : lah terus tempat kenthu nya dimana mbah
P : ya di balik semak2 atau batu2 besar itu nak,,dan klo ada baju atau celana yg di gantung atau diatas batu berarti ada orangnya
A : ohh,,gitu mbah
P : km mau kesana
A : ehh,,,
P : klo kesana kamu cukup masukin uang kekotak yg dijaga 2 orang itu
A : berapa mbah??
P : paling sedikit 10 rb biasanya

Aku pun kembali ke kios dimana mbak lus belanja,tak lama kemudian mbak lus sudah selesai belanja.

A : sudah mbak??
M : sudah ji,,km tau toilet gak perut mbak mules??
Ide mesumku muncul,gimana klo ku ajak mbak lus ke tempat mesum aj “batin ku
A : gk tau mbak,,kan ini pasar tradisional,,tempatnya sj hutan
M : aduhh,,ji ,,mules banget perutku
A : ya sudah ,,ayo cari toilet atau sungai
Ku ajak mbak lus ke jalan setapak itu
A : tunggu sini mbak biar aku tanya ke orang
M : iya ji,,cepat

Aku lalu ke dua orang penjaga kawasan mesum itu.aku coba tanya tempat yg ada sungainya,ia tahu klo aku bukan orang daerah sini.lalu ia memberitahuku tempatnya.ku kasih ia uang 50 rb,mereka sangat girang,krn uang segitu bagi mereka sangat banyak.aman gk bang???dijamin aman mas.lalu ku ajak mbak lus menelusuri jalan setapk yg gelap.ku gunakan senter hp sebagai penerangan

M : ji kamu ajak aku kemana,,jgn macam2 ya km
A : katanya perut mbak mules,,kita kesungai,,gk ada toilet disini,atau kita kembali ke penginapan??
M : klo ke penginapan jauh ji
A : ya sudah mbak mau nggak??
M : ya sudah ji,,tapi mbak takut
A : sudah jangan takut mbak,kan ada aku

Aku menuju ke sungai,,mbak lus semakin eret pegang tanganku.benar dibalik semak dan batu2 besar bnyak baju dan celana dibuat tanda klo itu ada orangnya.mari mas mbak”ucap pasangan pria dan wanita yg berpapasan dgn kami,tentunya mereka habis enak2.dan itu membuat mbk lus penasaran dan aku jawab tanpa ragu klo ini tempat orang2 mesum

M : ji darimana mereka,,dan ini tempat apa
A : mereka habis bercinta mbak
M : hahhh
A : mbk lihat tu ada baju / celana dibalik menggantung itu dibalik semak dan batu itu ada orang lagi kentu
M : jadi ini tempatt??kamu mau apa ajak aku kesini
A : mau ajak mbak lus kentu,,katanya mbak cari sungai,,tu dibawah ada sungai
M : ihh kamu ya awas klo macam2
A : iya gk macam2 mbak,,tp klo mbak mau saya malah mau,,,he,,he
M : dasar gila,,temenin mbak takut

Aku lalu menuruni jalan dan aliran sungai gk terlalu besar lalu kulihat ada sebuah batu besar,,dibalik batu itu mbak” kataku,,ayo mbk takut ji gelap banget,,ha masa aku ikut,sebenarnya aku cuma pura2 saja.lalu mbak lus meletakkan barang dagangannya di atas batu,kemudian dia mau melepas celananya

M : ji matikan senternya
A : emangnya kelihatan mbak??
M : iya klo senternya hidup kamu yg enak,,,sudah matikan

Kumatikan senter hpku,,kulihat samar2 mbak lus sudah melepas celana dan cdnya,,tolong taruh di atas batu ji “ucap mbak lus memberikan celananya kpdku.jarak kami sangat dekat mungkin tak sampai satu meter.aku harus mengambil kesempatan ini,,dalam gelap aku melepas semua pakaianku,,meski hawa dingin melanda tubuhku.kemudian aku duduk dibawah batu.bau kotoran mbk lus menyengat hidung.tak lama kemudian terdengar suara air,seprtinya mbak lus sudah selesai buang hajatnya.ji,,ji,,,aji,,mbk lus memanggilku tapi aku sengaja tak menjawabnya,,,aji,,kamu dimana jangan bercanda,,mbak lus mendekat,,tangannya meraba raba krn gelap,,dan tangan mbak lus tepat memegang kontol ku yg besar dan panjang dalam keadaan yg sudah berdiri tegak…jiii,,,aku memegang tangan mbak lus agar tk lepas dari kontolku

A : knapa sih mbk pegang2 kontolku,,pingin ya??
M : ji lepasin,,tangan mu
A : gk mbak ,,enak kok mbak
M : ji lepasin atau mbk teriak
A : teriak saja mbak,,biar kita diarak sama orang2 sini,,dan peserta yg lain dengar,,kan jadi heboh nanti berita dikampung kita
M : ji tolong lepasin

Aku lalu menarik tubuh mbk lus,sehingga menempel ditubuhku.aku lalu mencoba memciumi wajah mbak lus,,ia berusaha menghindar tapi dekapanku yg kuat tk bisa membuatnya berkutik.ku coba cium bibirnya ia masih berontak dan tutup mulutnya,, tapi lama2 lidahku berhasil menerobos mulutnya,,lidah kami saling memghiasap satu sama lain,,mungkin karena sudah terangsang,mbak lus kini sudah gk merasa tertekan,malah kini ia menikmatinya,,setelah puas berciuman aku lalu melepas baju yg dipakai mbak lus agar tak basah kena air.


Kuremas payudara mbak lus yg pas di tanganku,,lalu ku emut putingnya sehingga membuatnya mendesah,,,mmmhhh,,,sshhh,,jii,,,kuraba vagina mbak lus dgn tanganku yg satunya,,jari2 menyelinap dibelahan vaginanya,,sshhh,,,jiiii,,aaakuuu,,,kupercepat kocokan jariku yg kemudian membuat tubuhnya mengejang,,,jiiiii,,,aahhsss,,,croottt,,,crrooottt,,,mbak lus mencapai klimaksnya.setelah getaran vaginanya mereda,,kini saatnya kontol jumboku yg ingin masuk keliang vaginanya.mbak aku masukin ya,,ji,,jangan kasar dong,,ya mbak maafkan yg tadi

Ku balik kini tubuh mbk lus yg dibawah,kepalanya bersandar dibatu.kulebarkan pahanya,sinar bulan yg tadi tertutup mendung kini terlihat terang benderang.sehingga membuatku lebih mudah krn adanya pencahayaan meski remang2.kepala kontolku perlahan membelah vaginanya,,blesssshh,,,jiiii,,,peelaaannn,,,iya mbak ini sudah pelan,,kudorong kontolku hingga setengah sudah masuk,,jii,,tahann,,sakittt,,,kaya baru pertama sj mbak” sahutku,,iya tapi kontolmu gede banget ji,,emangnya gk sama dgn punyanya pk RT???gkk,,jii,,kontolmu ky kontol kuda,,kubiarkan sejenak setengah kontolku diam divagina mbak lus,setelah tenang,,kutarik sedikit yg membuat mbak lus mendesis,,,ssshhhh

Mbakk ,,tahan ya “kataku,,ku cium bibir mbak lus,,lalu ke hentakkan kontolku dgn keras kevagina mbak lus,,sehingga membuatnya langsung orgasme,,,mmhhhhhh,,aakhhhhh,,,jiii,,,serrrr,,,kontolku terasa hangat disiram lendir vaginanya.jiii,,,saakittt,,,,sshhhh,,,iya mbak,tahan ya ,nanti juga enak kok,,aku memberi mbak lus nafas agar vaginanya terbiasa dgn ukuran kontolku.plookkkk,,,plookkk,,pllookk,,,aku mulai mengayunkan kontolku dgn lembut agar mbak lus merasa nyaman,,mmmhh,,sshhh,,jii,,enak mbakk??sshhhh,,,iyaa,,enak mana sama punya suami mbak ???akkhhh,,enaakkkk,,puu,,nya muuu,,oouuhhh,,,ku cepatkan ayunan kontolku,,vagina mbak lus mencengkeram kuat kontolku,,ia akan mencapai klimaks lagi,,jiiii,,,akuuu,,,kini genjotanku semakin kuat,,,jiii,,sakkkitttt,,,aahhhhh,,,croootttttt,,,croottt,,mbak lus mengerang mengejang mendapat orgasmenya lagi

Kontolku masih menancap divagina mbak lus,kubalik tubuhnya,kini aku du2k beerselonjor,,sedangkan mbak lus diatas,,mbakk goyang dong??ssshhh,,bentar ji,,sakiiitt??apanya mbak,,vagina mbak ngilu ji,,,kontolku masih tegang sempurna didalam vaginyanya.kemudian mbak lus mulai menggoyangkan pantatnya,gerakannya sangat pelan mungkin sudah lemas.dgn posisi berhadapan aku dgn leluasa juga mengeyot payudaranya,,lalu kupegang pinggulya,untuk membantu gerakan mbak lus,,jiii,,,berhenti,,aku gakk,,kuaattt,,,bentar mbak aku juga mau keluar,,kucepatkan gerakan tanganku dipinggul mbak lus naik turun,,,jiii,,,,,akuuuu,,lalu kumiringan tubuh mbak lus,,sehingga kami dlm posisi tidur miring di sungai,,,jiii,,,,ahhhssssss,,,croottt,,,crootttt,,,mbak lus kembali klimaka,,kontolku yg mau keluar kuayunkan dgn cepat,,,plokkkk,,plookkk,,,mbak lus kembali orgasme dgn cepat,,,mbakkk,,akuuu,,,croootttt,,,croottttt,,pejuhku keluar sangat banyak didalam vagina mbak lus.

Kudiamkan kontolku,nafas kami terengah engah terutama mbak lus.kini kontolku sudah lepas dari vagina mbak lus,,lalu tarik tubuh mbak lus,,kita sama2 duduk sambil bersandar pada batu,,kupeluk tubuhnya dan kebelai rambutnya agar ia tenang,,tapi isak tangis tak kuasa mbak lus bendung,,hikkss,,hikkss

A : mbak maafkan aku ya??
M : kenapa kamu tega melakukan semua ini ji
A : maafkan aku mbak,,aku tak mampu nahan nafsuku sama mbak lus sejak di perjalanan tadi
M : tapi kenapa sama aku ji,,aku sudah punya anak,,punya suami
A : karena aku gk tahan melihat kecantikan mbak lus,,mbak jika mbak marah,,mbak boleh laporkan aku ke polisi atau mbak bunuh aku sekarang aku gk akan membela diri

Basa basiku ternyata membuat mbak lus luluh,,malah ia cerita soal kehidupan seksnya dgn suaminya

M : ji,,klo aku lapor polisi,,semua orang didesa pasti menganggap akulah yg menggoda kamu,,dan aku juga bukan seorang pembunuh
A : jadi mbak lus memaafkan aku??
M : jujur sebenarnya sdh lama aku gk dapat kepuasan dari suamiku
A : mksud mbak ,,suami mbak lus impoten??
M : gak ji,,setelah kecelakaan di pabrik dulu dan harus di operasi,,kemampuan seks suami mbak jauh berkurang,,paling setelah masuk tak sampai dua menit sudah keluar,itu sudah berjalan hampir dua tahun
A : jadi mbak lus puas dgn ku??sambil kucium bibirnya
M : sudah jii,,klo kamu setubuhi aku,,aku bisa pingsan disini ji
A : berarti,,besok lagi dong mbak
M : dasarrr,,makanya nika ,,sambil menjewer kupingku,,ayo ji kita balik,,nanti orang2 bisa curiga
A : ah gk mungkin mbak,,kn gak ada yg tahu klo kita keluar berdua,,mbok sri juga gk mungkin punya pikiran gitu,,dia kan sudah tua

Bantu brdiri ji,,aku lalu membantu mbak lus berdiri,,,sssshh,,kenapa mabk???ngilu tau,,tapi enak kan “goda ku,,huuuuhh lagi mbak lus menjewer kupingku.setelah berpakaian kami lalu kembali ke penginapan.dijalan aku goda mbak lus krn jalannya sedikit mengkangkang,,,jalannya kok gitu mbak???ini krn kontolmu tau”jawab mbak lus sambil meremas kontolku,,,auuu sakit mbak,,”biar,,ngilu banget ji,,ya kan baru sekali mbak,,klo dua kali sudah gak mbak??enak aja.

Kami hampir sampai dipenginapan,kulihat hp ku jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.untung sinyal didaerah sini jelek,jadi gk ada yg hubungi aku atau mbak lus

A : mbak
M : mbak msuk dulu,,biar gk ada yg curiga,,ini kuncinya

Lalu mbak lus membuka pintu pagar,aku lalu sejenak duduk2 didepan pintu pagar sambil merokok.sepuluh menit kemudian aku dengar pintu kamar terbuka,dan itu pak carik.baru balik ji??nggak pak sudah dari tadi,,cepat tidur besok pelatihan”,,,iya pak bentar habisin rokok,,setelah rokok ku habis lalu aku masuk ke kamarku dan memikirkan kejadian barusan terjadi,bahwa aku bisa menyetubuhi mbak lus.

Dua hari ini ku mengikuti pelatihan dgn semua peserta,,isinya cuma tentang bagaimana bercocok tanam dgn baik,padahal petani2 didesa lebih jago daripada pembicara yg hanya sekedar teori.malam itu aku menyelinap ke kamar mbak lus,,aku ingin kembali bercinta dgnnya,,tapi mbal lus masih merasa ngilu di vaginanya,,aku juga gk mau memaksa,,akhirnya aku hanya minta emut kontolku,,awalnya ia menolak tapi akhirnya ia mau,,ia sangat terkejut dgn ukuran kontolku,,matanya terbelalak dan menggelengkan kepalanya,,kami berusaha tidak bersuara krn kondisi kamar mbk lus berdampingan dgn peserta lain.kami cuma berbisik atau beri kode.mbak lus mngemut kontolku,,kubiarkan ia berbuat sesuai nalurinya,,hingga hampir sejam kontolku muncat didalam mulutnya.dgn hati2 aku kembali kekamarku,,untungnya semua sudah tidur mungkin capek akibat kegiatan hari ini.

Hari ini adalah hari terakhir pelatihan.peserta perempuan tidak ikut krn acara hari ini cuma pembagian bantuan alat dari pemerintah.peserta wanita memutuskan untuk pergi ke tempat wisata terdekat.sedangkan aku bilang ke pak carik dan pak kajo klo aku gk ikut saja,krn cuma pengambilan bantuan.mereka berdua setuju.sebenarnya aku malas ikut krn pembagian bantuannya dilakukan di ibukota provinsi,,dan itu membutukan waktu 3 jam dari tempat pelatihan kemarin.


Aku cuma du2k didepan penginapan sambil memperhatikan emak2 yg sudah berdandan,krn mau pergi jalan2.lalu kudengar salah satu wanita bicara,bu carik aku gk bisa ikut krn harus buat laporan buat nanti didesa”dan itu ternyata Budhe ziah,nama aslinya fauziah dia salah satu perangkat desa didesaku.usianya kira2 54 tahunan,dia janda yg lama ditinggal mati suaminya.oh ya bu ziah ucap bu carik,,tapi sendiri saja bu,,apa saya bantu??tambah bu carik,,oh gak usah bu ” sahut budhe ziah,,tapi lusi saja bu yg bantu,,kan ia kordinator ibu2 PKK,,supaya dia nanti paham klo jelaskan”kata budhe ziah,,lalu bu carik bicara sama mbk lus agar gk ikut.dari raut wajah mbak lus agak kecewa dan itu jadi bahan candaan oleh emak2 lainnya.lalu mereka berangkat,kulihat budhe ziah mengunci pintu pagar

Z : lus,,ji,,aku ingin bicara sama kalian berdua,,kita kekamarmu ji

Ucapnya dgn tegas,,aku dan mbak lus cuma bisa saling berpandangan.apa budhe ziah tahu klo aku dan mbak lus sudah berbuhungan batinku.aku dan mbak lus masuk kekamarku,dan budhe ziah lalu mengunci pintu.dan benar dugaanku budhe ziah tahu klo mbak lus selingkuh dgn ku

Z : lus ,,ji,,aku harap kalian bicara jujur
M : tentang apa budhe??
Z : lus kamu selingkuh kan dgn aji,,iya kan ji
Aku cuma diam,tak bicara apapun,kutunggu apa yg budhe zia inginkan
M : eehh,,gak budhe

Lalu budhe ziah membelai rambut mbak lus,,aku diam,kubiarkan dua wanita ini yg berdebat

Z : lus,,aku juga bukan wanita yg alim lus,,sudah kamu jgn bohong,,atau kamu jd bahan gunjingan didesa nanti
M : tapi,,ituuu,,gk benar budhe
Z : oh berarti kemarin malam aku salah lihat,,berarti bukan kamu yg ngemut kontolnya aji (ucapnya dgn vulgar)

Duarrr,,,seperti suara petir,aku dan mbak lus gk bisa mengelak lavi.mbak lus kemudian meneteskan air mata,ia tk mungkin bohong.

M : budhe maafkan saya,,tolong jgn bicara ke yg lain,,saya tak mau rumah tangga saya hancur,,kasihan anak2 budhe
Z : lus,,kan aku sudah bilang klo aku juga bukan wanita alim.aku ngerti,pasti kehidupan ranjang mu ada masalah dgn suamimu
M : iya budhe,,tolong jangan sebarkan ke yang lain
Z : tersenyum,,,aku gk akan sebarkan semua ini lus,,tapi semua tergantung aji

Ia berkata sambil menatapku,aku tau maksud yg budhe ziah inginkan,aku cuma pura2 gk tau

A : maksud budhe,,tergantung saya gimana??
Z : ji kamu tau kan klo lusi itu istri orang,dan klo hal ini tersebar maka rumah tangga lusi akan hancur,,begitu juga dgn nama baik orang tuamu
A : tolong budhe jangan sebarkan hal ini,,apa yg harus saya lakukan
Z : ji,,aku juga ingin merasakan yang lusi rasakan saat dgn kamu,,kamu mau kan??
Mbak lus dengan cepat menyahut perkataan budhe ziah
M : klo dia sih malah suka budhe,,kucing kok di kasih kepala ikan
Z : gimana ji ???
A : tentu mau lah budhe,,siapa yg gk mau dikasih yg enak2
M : huhhhh,,menoyor kepalaku
Z : yuk kita senang2 hari ini,,mumpung gk ada yg lain
A : tapi gimana klo mereka tiba2 datang budhe
Z : mereka lama ji,,paling sore nanti emak2 datangnya,sdangkan pak karjo dan pak carik mungkin malam datangnya krn disana masih ada acara sambutan dari gubenur
M : kita bertiga budhe??
Z : kenapa lus??
M : aku malu budhe,gk pernah main bertiga
Z : emangnya aku pernah,,sudahlah kita sama2 bukan orang baik

Kemudian budhe zaiah melepas pakaian dan BH nya,,payudaranya cukup besar menggantung sperti pepaya

Z : knapa ji sudah kendor ya,,pasti kencengan punyanya lusi
A : gk kok budhe,bagiku sama saja,sama2 enak
Z : lus ayo lepas dong bajumu

Mbak lus juga melepas pakaiannya,payudara mbak lus sangat indah bentuknya,meski susu budhe ziah lebih besar.kedua wanita ini sama2 sudah bugil dihadapanku,baik mbak lus dan budhe ziah vaginanya sama2 lebat bulu jembutnya,,ayo ji lepas bajumu”kata budhe ziah,,lepasin dong”jawabku
Kemudian mbak lus dibelakangku,,kemudian mbak lus melepaskan kaosku.sementara budhe ziah melepas celanaku.ia melonggo saat melihat batang kontolku.

A : kenapa budhe,,kaya baru lihat kontol saja
Z : ini gila,,pantes lusi jalannya ,,kaya disumpal selangkangannya

Tangan budhe ziah perlahan mengocok kontolku,sedangkan aku dan mbak lus saling berciuman.aku lalu minta mbak lus jongkok dimulutku,aku kemudian terlentang.kujilat vagina mbak lus,,shhh,,jangan,,ji,,jijik,,sshh ,,mmhhh,,,aku terus memainkan lidahku di vagina mbak lus.sementara budhe ziah mulai menjilati kontolku,,kuluman budhe ziah lebih enak daripada mbak lus,mungkin ia sudah berpengalaman.budhe ziah memsukan kontolku lebih dalam kemulutnya.lalu kutekan kepalanya dgn kakiku cukup kuat


Emppphhh,,mmmhhhh,,,kulepas jepitan kakiku dikepalanya,,hoekk,,hahhhsshh,,hooeekkk,,tubuh mbak lus menegang,,ia mengejang,,ssshh,,,,jiiii,,,ssshhhh,,,seerrrr,,mbak lus menggapai klimaks pertamanya.jii,,,masukin kontolmu nak,,budhe sudah gak tahan..kubaringkan tubuh budhe ziah,,sengaja kutancapkan kontolku cukup keras,sehingga masuk setengah,,blessshhh,,,jiii,,tahannn,,,kudiamkan kontolku divagina budhe ziah,,kusuruh mbak lus berciuman dgn budhe ziah,saat budhe ziah sudah menikmati cumbuan mbak lus,,kesentakkan kontolku dgn kuat sehingga masuk semua dimemeknya blesshhh,,,aaakhhhhh,,sshhhh,,,berheenti dulu ji,,tak kuhiraukan omongan budhe ziah,,kugenjot vagina berusia 52 tahun itu dgn cepat,,ahhh,,sshhh,,,jiiii,,,ohhhh,,plokkk,,plokkk,,nikmatkan budhe??kata mbak lus sambil meremas payudara budhe ziah,,kepala budhe ziah mendongkak,,,jiiii,,,saaakiitttt,,,,ssshhh,,,jiii,,,ahhhhhh,,,crooottttt,,crooottt,,,budhe ziah mendapat orgasmenya

Kemudian aku terlentang giliran mbak lus kusuruh menggoyang kontolku dari atas,,mbak lus mengerenyitkan dahinya,,ia mengigit bibirnya,,kontol ku sudah amblas didalam vagina mbak lus,,kubiarkan ia menggoyang kontolku,budhe ziah yang sudah mulai pulih tenaganya kutarik agar mendekat ke aku.kulumat bibirnya sambil kuremas susunya yg gede itu,,lalu kuraba memek budhe ziah dgn jari ku,,kukocok memek budhe ziah yg becek,,sehingga mengeluarkan bunyi ceplekk,,,cplekk,,sementara kurasakan genjotan mbak lus semakin cepat,,ia meremas susunya sendiri,,matanya sesekali terpejam,,,sshhhh,,,aahhhhh,,,,croottttt,,,crootttt,,mbak lus mengalami klimaks,,dan jiiii,,,,paha budhe ziah mengapit tanganku dgn kuat,,,ahhhh,,serrrr,,serrtr,,budhe ziah juga orgasme lagi.

Mbak lus lalu mencabut memeknya,,ia lalu merebahkan tubuhnya,,,kemudian kutancapkan kontolku di memek budhe zia,,benar indah hari ini bisa genjot dua stw desaku,,kira2 10 menit kemudian,,budhe ziah mau klimaks,,aku cepatkan sodokan kontolku,,,aahhh,,,jiiii,,,berhenti,,saakiittg,,akuu,,ahhhh,,,sshhh,,,crooott,,,ia orgasme,,tapi aku tak menghentikan genjotanku sehingga ia kesakitan,,jjiii,,,beerrhenntii,,sssakitt,,,budhe ziah mengalami klimaks lagi kali ini sangat deras seperti sedang kencing,,,tubuhnya melemah,,kulihat bola matanya yg hitam hampir jadi putih semua,,aku lalu cabut kontolku

Untung budhe ziah gak pingsan,hanya saja tenaganya sudah habis.aku yg belum keluar lalu berbaring dihadapan mbak lus,kuraih tubuhnya kucium bibirnya,dan kuangkat satu kakinya naik ketubuhku.lalu ku masukkan kontolku,,ssshhhh,,,jiii,,,ia hanya mengerang waktu kuayunkan kontolku,,benar2 nikmat vagina mbak lus,,beberapa saat kemudian,,sshhhh,,jiiii,,,oouuhhhh,,,croootttt,,mbak lus menggapai puncak,kudiamkan kontolku sejenak setelah cukup kembali kuayunkan kontolku,,plokk,,plokkk,,dan akhirnya pertahananku akan jebol begitu juga mbak lus,,jiii,,tahan mbak aku juggaaaa,,semakin cepat sodokanku divagina mbak lus,,sshhhh,,aahhh,,sakkkiitt,,jiii,,,,croottttt,,,croottttt,,,crooottttt,,aku dan mbak lus bersamaan mencapai klimaks.

Kulihat jam dinding masih pukul 10 siang.satu jam lebih aku menggenjot mbak lus dan budhe ziah.aku istirahat sebentar karena masih banyak waktu untuk kembali menikmati dua tubuh stw ini.permainan kami berlanjut ke ronde dua,,dan budhe ziah kali ini bener2 pingsan krn staminanya benar2 sudah habis,sedangkan dgn mbak lus aku lanjut ke ronde tiga,meski ia nolak tapi aku tetap menggenjot vaginanya.semua klimaksku keluar didalam vagina mbak lus.

Tak terasa hari sudah mulai sore,untung budhe ziah sudah sadar dan tenaganya mulai pulih,lalu kuajak mereka mandi membersihkan diri.didalam kamar mandi kontolku ngaceng lagi tapi baik mbak lus dan budhe ziah menolak aku setubuhi.dan aku gk mau memaksa tapi aku suruh mereka berdua gantian mengoral kontolku sampai aku muncrat dimulut mbak lus.dan akhirnya kami selesai berpakaian rapi lalu keluar kamar agar jika peserta lain sudah datang mereka gk curiga

Z : kamu bener2 perkasa ji,,baru kali ini aku mengalami kenikmatan seperti ini,,kamu juga lus
M : iya budhe,,klo tiap hari sperti ini bisa jebol vagina kita budhe
A : tapi kalian puas kan,,,he,,hehe
M&Z : huhhhhhh
Z : gak bisa bayangin lus nanti klo suami kamu setubuhi kamu,pasti beda rasanya
M : iya budhe,kayak nya longgar ,krn punya suamiku gak kaya kontol kuda dia (bibirnya manyun)

Sementara aku hanya mendengarkan saja sambil tersenyum

Z : lus ,,aji berkali kali keluar didalam memek kamu,,kamu gk takut hamil
M : gak budhe,,aku KB kok,,lagian aku gk masa subur
Z : bagus lah klo gitu

Aku juga lega mendengar mbak lus KB,gak bisa bayangkan klo ia hamil lalu suaminya gk mau menerima,bisa jadi masalah.

M : budhe tolong jangan bilang siapa2 ya
Z : kamu gila apa,kan aku juga melakukannya,,ingat ji,,ini rahasia kita bertiga
A : iya budhe

Budhe ziah minta no wa ku,tapi gk aku kasih,,tapi kubuatkan dia akun tele,krn menurutku lebih save.tapi mbak lus gak mau takut ketahuan suamimya.krn peserta yg lain belum datang,aku lalu pamit keluar cari makan.aku dikasih uang 200 rb sm budhe ziah,lumayan sdh dapat memeknya gratis malah dikasih uang.pukul 19.00 kami kembali pulang ke desa,dan bantuan dari pemerintah ternyata akan dikirim ke kedesa kami seminggu lagi.ternyata gak rugi aku gantiin sepupuku ikut pelatihan,bisa genjot memek mbak lus dan perangkat desaku budhe ziah.sejak saat itu aku dimasukkan ke struktur kartar,katanya pendidikanku lumayan tinggi padahal lulusan SMP,ya dibanding petani2 lain yg gk sekolah atau bahkan pemuda2 lain didesaku yg kebanyakan cuma SD karena bagi penduduk kerja lebih penting daripada sekolah.itulah sebabnya banyak pemuda di desaku merantau ke kota besar bahkan keluar negri.

STORY21 - BUDE SURTI SINDEN HOT

Bude Surti Sinden HotNamaku Jono. Ayahku, Muji umur 46 tahun mempunyai usaha mebel yang sudah cukup terkenal di Surabaya. Ibuku, Sri umur 42 tahun juga mempunyai sebuah toko di Pusat Grosir terkenal di Surabaya. Aku adalah anak tunggal di keluargaku.

Saat ini aku akan memasuki masa kuliah. Karena aku baru lulus SMU, dan setelah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, aku diterima di salah satu universitas negeri di Jogja. Karena aku harus tinggal di Jogja, Ibuku menyuruhku untuk tinggal di rumah Bude Surti, Kakak Ibu, umurnya cuma selisih setahun dengan Ibu. Ibu tidak memperbolehkan aku untuk kos supaya aku ada yang mengawasi.

Beberapa minggu pertama terasa berat bagiku. Karena mungkin aku tidak terbiasa hidup jauh dari orang tuaku. Di rumah Bude Surti cuma ada anak semata wayangnya, Ipung yang masih duduk di bangku SMP. Sedangkan suaminya pergi ke luar pulau. Karena bekerja sebagai kontraktor jalan, dan mendapat proyek di Banjarmasin. Dan terakhir pulang saat Lebaran tahun lalu. Bude ku dulunya adalah seorang sinden.

Dulu, kata beliau tiap hari hampir pasti ada tanggapan. Tapi sekarang dia mengurangi intensitasnya supaya bisa fokus mengawasi sekolah Ipung, anak semata wayangnya.
Hingga pada suatu hari ada suatu kejadian yang membuatku mulai merasa kerasan tinggal di Jogja. Saat itu aku baru pulang kuliah. Jam menunjukkan jam 4 sore. Di rumah ternyata tidak ada orang. Mungkin bibiku ada tanggapan pikirku. Karena kecapekan aku tidur-tiduran di ruang tengah.


Tak berselang lama Budeku datang. Dia memakai kebaya khas sinden. Aku lihat sekilas sih badannya masih montok. Gak gembrot kayak ibu-ibu lainnya. Bahkan menurutku, ibuku kalah montok dengan Bude Surti.

“Loh kamu dah pulang to le,” kata Budeku.
 “Iya bude. Abis kuliah siang. Bude habis tanggapan yah?” jawabku.
 “Iyah dari desa sebelah. Loh kamu sakit ta le. Ya wes mandi biar seger. Tapi bude dulu ya yang mandi. Keringetan dari tadi,” kata Bude.

Bude ngeloyor masuk ke kamarnya. Tak berselang lama Bude keluar dari kamar. Yang bikin aku kaget adalah dia waktu itu memakai handuk yang hanya menutupi sebagian dada sampai hanya sebagian pahanya. Jelas terlihat sebagian tetek Bude yang gede. Yang seakan hendak meloncat keluar.

Tapi kulihat juga tali BHnya. BHnya sepertinya tidak dia lepas. Selain memperhatikan tetek yang gede itu, aku sepintas mencuri lihat ke bokong nya yang juga sangat montok pikirku. Hmmmm… pelahan adikku mulai berontak dan bikin celana sempit.

Bude mondar-mandir seakan ada yang dia cari. Dan dia berhenti di pojokan dekat aku tiduran tadi. Ternyata dia mau mengambil BH dan celana dalam yang kering habis dicuci di keranjang cucian. Karena tempat cucian keringnya berupa keranjang dan ditaruh di lantai, dia mengambil dengan cari membungkuk membelakangiku.


Entah tidak sadar atau gimana, saat dia menungging, bokongnya yang super semok itu jelas terpampang. Dan aku melihatnya dengan jelas. Tentu juga celana dalamnya yang seolah tidak muat membungkus bokong itu. Uhhhhhhh… bikin kontolku mulai bangun nih.
Terus kuperhatikan saat dia nungging, terlihat di tengah-tengahnya seperti daging yang menyembul. Agak tembem. Dan terlihat samar-samar warna hitam di balik sempak Bude. Sssssssshhhh… ini pasti memek Budeku yang ditumbuhi jembut.

Aku jadi penasaran pengen melihat betapa tembemnya memek Bude dan lebatnya jembut Bude. Makin lama kontolku makin keras saja ni. Tak seberapa lama Bude selesai memilih celana dalam dan BH untuk ganti. Waaaaaahhh… rejeki yang kecepetan pikirku. Dan Dia akhirnya masuk ke kamar mandi.

Baru masuk kamar mandi, ada suara “serrrrrrrrr… serrrrrr…” keras sekali. Wah ini pasti Bude lagi kencing. Aku semakin penasaran nih sama memek Bude. Nyemprotnya sampek segitu keras. Aku berfantasi yang lebih liar, mungkin karena aku sering nonton film bokep di laptop.
Beberapa menit kemudian, Bude keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai daster. Dan dia menyuruhku untuk mandi. Aku pun bergegas mandi.

Setelah masuk ke kamar mandi, aku mendapat rejeki lagi. Di kaitan baju dalam kamar mandi terpampang dua benda yang bikin kontolku berdiri secara perlahan. Kulihat BH dan celana dalam Bude. BHnya gede. Celana dalam berenda itu kulihat ada bekas kuning di bagian depannya.

Wah ini bekas kencing Bude pikirku. Akhirnya aku tidak kuat, karena dari tadi kontolku sudah mengeras saat aku melihat dan memegang megang Celana dalam dan BH Bude. Akhirnya aku selesaikan dengan mengocok sendiri. Ku kocok-kocok makin lama makin cepat. Dan… crrrooooott… crooootttt… menyemburlah sprema ku. Uhhhhh legaaa… tapi aku masih penasaran dengan isi sebenarnya dari BH dan celana dalam Bude.


Hari makin hari makin malam. Setelah makan malam, aku, Bude dan Ipung lagi lesehan di depan TV. Malam ini Bude memakai daster dengan belahan paha yang agak tinggi. Duduknya bersimpuh. Khas seperti sinden. Dia disibukkan dengan menjahit baju. Sedangkan aku dan ipung tiduran di depannya menghadap TV.

Iseng-iseng aku mencuri pandang ke arah Bude. Sepintas aku lihat dia duduk pahanya agak membuka. Wah walaupun agak gelap dan samar aku bisa lihat mulusnya paha Budeku. Ini yang membuat aku berpikiran jorok dan membuat tegang kontolku.
Hari makin malam, Ipung yang ngantuk pindah ke kamarnya. Sambil menonton TV Bude dengan aku ngobrol-ngobrol.

 Bude : “Gimana kuliahnya kamu Jon?”
 Aku : “Baik Bude. Seru temen-temenku.”
 Bude : “Dah punya cewek belum kamu le?”
 Aku : “Belum Bude masih pilih-pilih… hehehe…”
 Bude : “loh yang kemarin… sapa tu namanya? Wulan? Itu bukan pacarmu to?”
 Aku : “Oh itu. Belom Bude. Aku masih kurang Sreg. Dianya itu yang ngebet ma aku.”
 Bude : “Oooo.. tapi kapan hari Bude intip kamu lagi ciuman tu pas dia dateng ke sini.”

Mendengar itu aku kaget dan malu. Wah ternyata diam-diam Bude mengawasiku kalau lagi indehoy. Aku hanya senyum-senyum.
Bude : “Gpp le, namanya juga anak muda. Bude dulu juga gitu. Selain ciuman kalau lagi berduaan sepi kamu ngapain lagi hayooo?”
 Bude menggodaku sambil senyum-senyum.
 Aku pun dibuat salah tingkah olehnya. “Ngapain? Gak ngapa-ngapain kok Bude,” jawabku sedikit gugup.
 Bude : “Hmmm ngakunya gak ngapa-ngapaiiiin. Padahal bude pernah ngintip kamu loh. Kalian saling remas barang masing-masing. Hhihihi…”

Aku kaget lagi. Ternyata bude tahu kalau aku sering grepe-grepe.
 Bude : “Gak usah malu gitu le. Kalaupun kamu keterusan, yang penting kamu bisa mnegerti betul tentang sex.”
Aku terperangah. Jarang-jarang Bude ngomong seperti ini.
 Aku : “Eee.eee.. Maksudnya Bude?”
 Bude : “Yaaa.. seandainya kamu gak kuat dan terpaksa itu otong kamu kepingin muntah. Yaa seenggaknya kamu pake kondom gitu le.”
Bude ngomong begitu sambil menunjuk ke arah celanaku. Dia tidak tahu kalau isinya sudah tegang hasil mengintip paha yang kelihatan karena duduknya agak membuka.
 Aku : “Eee.. I.. I.. iya Bude.”
 Bude : “Gimana rasanya teteknya si Wulan itu le? Enak?”
 Aku : “Eee.. lumayan kenyal Bude,” jawabku dengan agak meringis.

Dan akupun semakin berani karena arah pembicaraan sudah memanas.
 Aku : “Kalau Bude gimana. Pakde kan jarang pulang. Kalau pengen begituan gimana donk Bude?”
Aku sedikit takut akan pertanyaanku. Tapi ternyata dia merespon pertanyaanku tanpa marah.
 Bude : “Hmmm.. mau tau aja kamu Jon.”
 Bude : “Iya kalau kamu Jon, gak kuat nahan paling-paling dikocok sendiri. Anak muda kan gitu biasanya.”
 Bude : “Oh iya le.. ntar kalau jahitnya selesai, kamu pijit Bude ya. Pegel semua abis ada tanggapan 2 tempat tadi.”
 Aku : “Iya bude.”
Wah rejeki apalagi nih pikirku. Bisa mijitin badan Bude yang montok. Tak berselang lama, Bude selesai menjahit. Dan dia mengambil minyak urut di kamarnya.

Bude : “Mijitnya di sini saja yah le. Sambil lihat TV.”
 Bude dengan entengnya membuka dasternya dengan hanya menyisakan BH dan celana dalam berenda warna putih. Aku shock, terdiam. Tetek bude serasa mau loncat dari BHnya.
Bude : “Lo le.. kok diem saja. Kayak yang gak pernah lihat ginian. Bukannya wes biasa ama Wulan. Hehehe…”
 Bude pun langsung tengkurap di tikar dan menyerahkan minyak urut ke aku.
 Aku : “Beda bude.”
 Bude : “Beda apanya to le. Palingan tetek Wulan lebih kenceng dari punya Bude.”

Sambil melumuri minyak dan mulai mengurut punggung Bude aku melanjutkan ngobrol.
 Aku : “Hmm… punya Bude lebih montok. Lebih seger kayaknya. Hehehe. Lagian mana tau aku kalau punya Wulan lebih kenceng. La wong aku gak pernah megang punya Bude. Hehehe…”
 Bude : “Husss ngawur.”
Karena Bude masih memakai BH, aku kesulitan untuk mengurut punggungnya.
 Aku : “Bude behanya dicopot ajah ya, aku gak leluasa ngurut punggungnya. Ada tali behanya.”
 Bude : “ya wes le, buka aja.”

Aku buka tali pengait BHnya. Dan Bude agak mengangkat badannya dan melemparkan BH yang gede itu ke samping. Sekilas aku dapat melihat gedenya tetek Bude dari samping. Aku kembali fokus mengurut punggung Bude. Sekali-sekali aku elus punggungnya.
“Hmm..mmmm…” Bude sepertinya keenakan dengan pijatanku.
Sesekali aku memijat bagian samping punggungnya. Dan tak sengaja aku menyenggol teteknya. Bude keenakan sepertinya. Tangannya yang sedari tadi nempel di tubuhnya sekarang direnggangkan. Hmm.. kulihat di ketiaknya terdapat bulu yang lumayan lebat. Mirip seperti artis Eva Arnas zaman dulu. Wah ini membuat aku semakin horny saja.

Bude : “kok kamu ngurutnya di punggung aja to le. Turun dong biar rata pegelnya ilang.”
 Aku : “Turun kemana bude?” pura-pura aku tanya.
 Bude : “Ya ke bokong trus ke paha bude.”
 Aku : “Oh.. I.. iya bude.’
Aku pun ganti mengurut bokong Bude. Sesekali bokong semok ini aku remas-remas.
 “Sssstttt… hmmm… enak le pijatanmu”


Bude keenakan sepertinya. Matanya mulai merem merasakan nikmat. Habis aku pijat sama meremas-remas aku mulai turun ke pahanya. Aku mencoba untuk hanya mengelus-elus pahanya. Dari bawah jalan ke atas sampai bokongnya. Aku coba tanganku aku selipkan di selangkangannya. Hmmm.. terasa itu memek bude di balik CD nya. Terasa tembem kayak kue apem.
Praktis pijatanku ini membuat Bude keenakan. Erangan halusnya makin sering terdengar.
 “Shhhh.. hhhhh.. hmmmmm…”

Saking enaknya, dia sampai sedikit membuka kakinya. Wah memek tembemnya makin keliatan nih. Samar-samar kulihat jembutnya di balik celana dalamnya. Bahkan beberapa jembut keluar dari celana dalamnya. Pemandangan jelas membuat aku semakin horny. Kontolku sepertinya mau berontak keluar. Aku semakin meningkatkan intensitas mengurutku di daerah ini.
Bude : “Hmm.. enak le. Makanya si Wulan seneng banget kalau kamu remas-remas le.”
 Aku : “Hehehe… bude tak lihat-lihat badanya masih sekel. Masih bagus Bude. Montok lagi. Padahal Bude gak pernah olahraga.”
 Bude : “Bude minum jamu dong. Jamu sehat wanita.”
 Aku : “Wah enak dong jadi Pakde, bude minum jamu mulu siii…”
 Bude : “Ntar kalau kamu udah kawin kamu bisa merasakan enaknya.”

Pikirku mulai ngalor-ngidul. “Ah sekarang ajah aku ngentot sama Bude. Merasakan enaknya kayak pakde,” batinku
 Mungkin karena sudah birahi, terlihat celana dalam Bude agak basah.
“Ini mijetnya udah Bude? Mana lagi ni yang mau dipijit?” Aku terpaksa ngomong begitu karena tanganku pun sudah berasa capek.
 “Loh yang depan belom le.”
Whaaaat… wah ini mah rejeki nomplok. Kapan lagi aku bisa menikmati tetek Bude. Tanpa babibu Bude langsung membalikkan badan. Woooooo… tetek Bude yang selama ini cuma bisa aku bayangkan sekarang ada di depan mata. Mimpi apaan nih aku semalem.

“Loh ayo le jangan diem ajah. Tetek Bude pegel ini. Ayo cepet dipijet.”
Aku pun menurut sama Bude. Kuurut itu tetek Bude. Terlihat tetek Bude pentilnya sudah mulai hitem. Tapi gede. Awalnya sih tidak ada reaksi saat aku memijat sambil meremas tetek Bude. Tapi lama kelamaan Bude menikmatinya.
 “Wenaaaak joooon…”
Mata Bude sambil tertutup menikmati pijatanku ini. Kusenggol pentilnya yang hitem. Sesekali aku pilin itu pentilnya. Shhh… begitu erangnya. Dan entah ada dorongan dari mana, aku mencoba mendekat. Aku coba menjilat itu pentil. “Slllrrrrppp…” sesekali aku kecup, aku sedot-sedot. Tanganku satunya meremas tetek satunya lagi.

“Ssssh… aahhhhhhhhh…” erang Bude.
 Slrrrrrpp.. cupppp.. ceppppp.. slrrpppp..
 “Hmmm tetek Bude kenyal banget. Punya Wulan kalah ni Bude.”
 “Terussss Jooon… enaaaak… duh badan Bude geli semua ini,” Bude meracau.
Bibirku sekarang mencoba menggapai Bibir Bude. Kucium. Lidahku masuk ke bibirnya. Aku sedot-sedot. Sampai air liurnya masuk ke mulutku. Ciumanku mulai berjalan dari bibir Bude turun melewati leher dan ke tetek lagi. Ku kenyot-kenyot itu tetek. Tanganku satunya berjalan ke arah selangkangan Bude.

Sempaknya yang basah aku gosok-gosok. Pinggul Bude karena keenakan bergoyang-goyang menikmati. Aku masukkan tanganku ke dalam celana dalam. Terasa itu lebatnya memek Bude. Aku cari-cari akhirnya ketemu itu lubang memeknya.
“Shhh achhhh… ashhh achhhhh…”
 Mendengar erangan Bude, aku coba masukkan jariku ke memek Bude. Aku coba gosok kelentitnya. Dan aku coba kocok itu memek.
“Sshhhh.. enak leee. Terus leeee.. ya itu di situ le.. wenak leeee…” Goyangan pantat Bude ke atas ke bawah. Aku coba buka itu celana dalam Bude. Bude membantunya dengan membukanya sendiri.

Kenyotanku pada teteknya aku hentikan. Aku sekarang dapat melihat betapa rimbunnya memek Bude. Bude mengangkang. Wajahku mencoba mendekat. Kuciumi itu jembut-jembutnya. Kusibak jembutnya. Setelah memek tembemnya kelihatan, aku jilat bagian luarnya. Lidahku memainkan jilatan di klitorisnya. Kumasukkan lidahku ke lubang memek Bude.
“Ahhhhh.. ahhh.. argghhhh.. wenak.. wenak.. arhhhhh.. awww.. enak leeee…”
 untuk menghentikan erangan Bude aku copot semua baju dan celanaku. Aku coba mengambil gaya 69. Wajahku di memeknya Bude, dan wajah Bude pas di kontolku.

Tanpa ku komando, Bude dengan rakusnya mengenyot kontolku. Dia jilat dan disedot dengat enaknya.
 “Kontolmu enak Jooon, cepp ceppp.. slrrrrppppp…”
Aku juga melanjutkan menjilat memek Bude. Tak Lama setelah lidahku merongrong memek Bude, sepertinya dia mendapatkan orgasme pertamanya.
“Shhhhh.. Jooooooon Bude mau keluarrrr.. ahhh ahhhhh…”
 Dengan diikuti gerakan bokongnya ke atas dan kepalaku dia jepit sekuat-kuatnya. “Ahhhh.. ahhhhh.. argghhhhh…”


Setelah itu Bude melanjutkan mengulum kontolku. Karena aku berasa akan keluar, aku cabut kontolku dari mulut Bude. Badanku berbalik. Sekarang posisiku di atas Bude. Kontolku sekarang ada di depan memek Bude. Aku gosok-gosokan kontolku ini di luar memek Bude.
“Ahhhhhh.. Jooon.. masukin kontolmu Joooon.. tempik Bude dah pengin dientot jooonnn.. masukiiin…”
Setelah bude terasa tersiksa begini aku coba pelan-pelan masukkin ini rudal ke memek Bude. Awalnya agak susah, pelan-pelan aku dorong dan sekarang.. blesssss…

“Arghhhhhh.. genjot Jooon…”
 Aku genjot pelan-pelan memek Bude.
 “Awwwww.. arghhhhh.. shhhhhhh.. wenak kontolmu Joooon.. manteeep leee…”
Aku mainkan irama kontolku. Cepat.. terus melambat.. cepat lagi.. melambat lagi.
 “Ayo.. Jon.. genjot lebih cepet tempik Budemu ini.. ahhhh.. ahhhhh…”
Aku genjot semakin cepat.
 “Bude.. aku mau keluar Bude… ahhhhh.. shhhh…”
 “Sama Jooonnnn.. Bude juga dah gak kuat.. mau keluar lagi le. Keluarin di dalem ajah le…”

Tak seberapa lama terasa memek Bude melumuri kontolku dengan cairan orgasmenya, memeknya berkedut, sepertinya kontolku dihisapnya.
 ”Awhhhhhhh.. awhhhhhhhh.. enaaaak Joooonnnn…”
Dan aku pun sudah tidak kuat lagi menahan dan….
 Crott.. croottt.. croott..
 “Wenak Budee.. ahhhh.. Ahhhhhh.. arhhh…”
Akhirnya kami pun lemas. Aku terbaring di atas tubuh Bude.
 Bude : “Kamu nakal lee. Tapi enak tadi kontolmu.. dah lama aku gak ngentot ama pakde mu le.”
 Aku : “Iya bude.. Tempik Bude juga enak.. punyaku terasa disedot. Minum jamunya yang sering yah Bude.”
 Bude : “Hussss kamu.. tapi ini rahasia yo leee. Jangan sampek orang lain tau.”
 Aku : “Beres Bude.. asal aku nanti dikasih tempik Bude yang enak ini.”
 Budeku tersenyum dan akhirnya kami biasa melakukannya bila kami pengen.

STORY21 - KUSIKAT SEPUPUKU YANG HAMIL

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

CERITA SEX 21+ © 2014. All Rights Reserved | Powered By Blogger | Blogger Templates

Designed by-SpeckyThemes