STORY21 - PERKOSA ANAK SENDIRI

Perkosa Anak Sendiri - Aku dan istriku tak pernah memiliki apa yang anda biasa sebut dengan kehidupan seks yang menarik. Saat kami melakukan seks, biasanya hanya dalam posisi yang wajar saja. Irama kehidupan seks kami yang boleh kukatakan membosankan itulah, aku mulai berfantasi tentang ‘hal dan orang lain’. Untuk bahan fantasiku, aku membiasakan menonton film porno di malam hari setelah semua orang di rumah tidur.

Yang mengejutkanku, kebanyakan film porno itu selalu melibatkan seorang gadis muda. Dalam usia kepala tiga, aku tak pernah memikirkan wanita yang lebih muda sampai aku menyaksikan film-film itu. Aku sadar kalau ternyata gadis-gadis muda sangatlah panas.

Hal lain yang menarik perhatianku adalah kenyataan kalau permainan lesbian sangat populer. Aku mulai tertarik dengan gadis muda yang mencumbui vagina gadis muda lainnya yang lembut, basah, dan biasanya tak berambut.

Melihat film-film itu untuk berfantasi mulai mengubah kehidupanku. Aku mempunyai tiga orang anak gadis yang beranjak remaja. Aku mulai memperhatikan mereka, kulihat cara mereka berpakaian, cara jalannya, dan segala tingkah laku mereka. Mereka menjadi obsesiku sendiri! Kuamati lebih detil saat mereka bangun pagi untuk melihat putingnya yang mengeras di balik pakaian tidur mereka. Kunikmati puting mereka yang terayun saat mereka berjalan-jalan dalam rumah. Aku terus mengamati mereka sampai semuanya beranjak menjadi seorang gadis muda yang sempurna.

Yang tertua adalah Irma. Dia mempunyai puting yang paling besar, branya mungkin D-cup atau lebih besar. Dia sesungguhnya tak terlalu cantik, tapi enak dipandang. Aku yakin teman-teman cowoknya banyak yang memperhatikan dadanya. Irma juga mempunya pantat yang kencang dan besar. Tapi meskipun dia yang paling tua di antara saudara-saudaranya, dia sering bertingkah seperti gadis berusia separuh umurnya.

Yang paling muda Tia. Tia mungkin yang paling cantik di antara ketiganya. Masalahnya adalah dia pemalas, hanya duduk dan tak mengerjakan apa pun sepanjang waktu. Jadi pantatnya menjadi melebar..? Putingnya baru mulai tumbuh. Dan di samping itu dia tomboy, aku jadi mempertanyakan jenis kelaminnya. Dia lebih suka berada di antara cowok daripada cewek.

Eva yang di tengah, di antara anak-anakku, bentuk tubuhnya lah yang terbagus. Bagiku, dia mempunyai tubuh dalam fantasiku. Dia memiliki tubuh yang sempurna dengan bra B-cupnya, atau C-cup kecil. Rambutnya yang panjang hingga melewati bahunya, dan matanya selalu nampak mempesona. Masalahnya dia yang paling bandel. Selalu membuat masalah. Dia juga sadar kalau dia punya tubuh yang bagus dan selalu memakai pakaian yang memperlihatkan hal itu. Di antara anak-anakku, Eva lah yang jadi bahan fantasi utamaku. Setiap kali aku menyetubuhi istriku, Eva lah yang ada dalam benakku!

Kisah ini bermula dengan Irma dan temannya Cindy. Cindy setahun lebih muda, tapi mereka sangat akrab. Cindy selalu menginap di rumah kami setidaknya sekali sebulan. Cindy sangat kurus, dadanya kecil, tapi sangat manis.

Suatu malam saat Cindy menginap, aku mulai melihat film porno seperti biasa. Suaranya kumatikan jadi aku dapat mendengar kalau ada orang yang mendekat. Lagipula aku dengar suara berisik dari kamar Irma. Kupikir mereka sedang sibuk dengan urusan gadis remaja dan begadang sampai pagi ngomongin tentang cowok dan sekolah, atau apapun yang menjadi urusan gadis seusia mereka. Entah bagaimana suara yang kudengar tak lagi seperti orang yang sedang ngobrol. Kadang kudengar suara erangan.. Yang lama-lama cukup keras juga.

Aku mendekat ke pintu kamar Irma dan lebih mendengarkan apa yang tengah terjadi. Dan benar! Itu suara erangan dan cukup berisik! Kalau saja pintunya tak tertutup pasti kedengaran sampai luar dengan jelas. Lalu aku dengar teriakan kenikmatan.

Kudorong pintunya sedikit terbuka. Apa yang kulihat didalam sangat mengejutkanku. Cindy dan Irma berbaring di lantai dengan Tia diantara mereka. Kepala Cindy berada diantara paha Irma dan kepala Tia ada di sela paha Irma.. Cerita Sex 21+

Setelah mataku dapat menyesuaikan dengan kegelapan kamar itu, kulihat dada Irma bergerak naik turun dengan cepat karena nafasnya. Putingnya ternyata lebih besar dari yang kubayangkan. Tangannya memelintir putingnya sendiri saat Cindy menjilati kelentitnya dan dua jarinya yang terbenam pada vagina Irma. Mata Irma terpejam dalam kenikmatan yang diberikan Cindy.

Aku terus memperhatikan mereka hingga paha Irma mencengkeram kepala Cindy dan terlihat sepertinya dia akan ‘memecahkan’ putingnya sendiri saat dia mendapatkan orgasmenya pada wajah Cindy. Kelihatannya Cindy juga telah orgasme dalam waktu yang sama, karena dia mengangkatkan kepalanya dari paha Irma dengan cairan vagina yang menetes jatuh di pipinya seiring dengan tubuhnya yang mengejang dan kudengar sebuah umpatan keluar dari bibirnya. Aku terkejut mundur saat kurasakan ada tubuh yang menekan punggungku. Saat kutengok, kulihat Eva sedang berdiri di depanku. Eva memandangku dengan mata indahnya dan bertanya..

“Apa Papa menikmatinya?” lalu dia melihat ke bawah dan meremas penisku yang sudah keras.
“Tak perlu dijawab, aku bisa lihat dan kurasa Papa menikmatinya.”

“Kenapa Papa tak lepas saja celana Papa dan bergabung dengan kami?” tanyanya bersamaan dengan tangannya yang bergerak masuk dalam celanaku dan mulai meremas penisku dengan pelan.

Dan sepertinya aku tak menginginkan hal lain selain ikut bergabung dengan anak-anakku, tapi..

“Papa nggak bisa, Mama kalian akan membunuh Papa.” Aku dengar suara Irma saat aku mulai menjauhi mereka.
“Papa nggak tahu apa yang Papa lewatkan!”

Sedihnya, aku tahu apa yang telah kulewatkan. Aku telah melewatkan kesempatan untuk mendapatkan tak hanya satu, tapi empat gadis muda yang panas. Fantasiku hampir saja jadi nyata.

Aku pergi ke kamarku dan berbaring disamping isteriku. Biasanya saat aku dan isteriku melakukan hubungan seks terasa hambar. Kali ini saat aku merangkak ke atas tubuhnya, kusetubuhi dia dengan keras dan cepat. Aku keluar dalam beberapa menit saja, baru saja kukeluarkan penisku..

“Bagaimana denganku?” kudengar isteriku bertanya dan memegang penisku yang masih keras.

Dia bergerak naik di atasku dan segera memasukkan kembali penisku dalam vaginanya. Ini pertama kalinya dia berinisiatif. Dan kupikir ini juga pertama kalinya dia di atas. Isteriku bergerak naik turun dan dapat kurasakan tangannya yang mempermainkan kelentitnya saat dia bergerak diatasku.

Melihat isteriku yang berusaha meraih orgasmenya membuatku terangsang kembali. Kuremas payudarnya, kubayangkan yang berada dalam genggamanku adalah milik Irma. Kupelintir putingnya diantara jariku, keras dan lebih keras lagi, tak mungkin menghentikan aku. Dia menggelinjang kegelian, tangannya semakin menekan kelentitnya. Ini pertama kalinya kurasakan cairan vagina isteriku menyemprot padaku. Orgasmenya kali ini terhebat dari yang pernah didapatkannya. Aku jadi berpikir apa dia benar-benar puas dengan kehidupan seks kami sebelumnya.

Isteriku mulai melemah. Aku belum keluar kali ini, jadi kugulingkan tubuhnya kesamping dan segera menindihnya. Langsung kuhisap putingnya dengan bernafsu. Kusetubuhi dia dengan kekuatan yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Aku mulai merasakan orgasmeku akan segera meledak. Saat puncakku semakin dekat, kugigit putingnya sedikit lebih keras, yang membawanya pada orgasmenya. Dan saat kurasakan dinding vaginanya berkontraksi pada penisku, kutembakkan spermaku jauh didalam tubuhnya untuk kedua kalinya dalam tiga puluh menit ini. Kuturunkan tubuhku dari atasnya.

“Tadi sungguh hebat” kata isteriku.
“Seharusnya kamu lebih sering seperti tadi.”

Saat aku bangun keesokan harinya, isteriku sudah tak ada di sampingku. Tiba-tiba kejadian tadi malam kembali terbayang. Kupejamkan mataku menikmatinya dan tanganku bergerak kebawah mulai mengocok penisku yang mengeras. Aku hampir saja mendapatkan orgasmeku saat kudengar..

“Kenapa Papa tak membiarkan kami saja yang melakukan untuk Papa?”

Kubuka mataku segera dan terkejut saat melihat Irma dan Cindy berdiri di pintu kamarku. Orgasmeku tak dapat kucegah seiring dengan bayangan wajah Cindy yang belepotan dengan cairannya Irma yang melintas di benakku.

“Ups, terlambat!” kata Irma saat mereka meninggalkan kamar.

Aku langsung bangkit dan segera mandi. Aku hampir selesai mandi saat tiba-tiba isteriku membuka pintu kamar mandi dan menyelinap masuk.

“Anak-anak sudah pergi. Ayo bersenang-senang.”

Isteriku berjongkok di depanku dan memasukkan penisku yang masih loyo ke mulutnya. Penisku mulai membesar dalam mulutnya karena rangsangan lidahnya yang bergerak liar. Penisku makin membesar dan kurasakan kepala penisku meluncur masuk ke tenggorokannya. Dia tak menariknya keluar dan bibirnya semakin ditekankan ke rambut kemaluanku. Lalu kurasakan dia mulai menelan, gerakan tenggorokannya serasa ombak hangat yang basah pada penisku. Dan hal ini pertama kalinya bagi kami juga. Rasanya sungguh dahsyat, sesuatu yang belum pernah kualami. Isteriku mempunyai keahlian yang disembunyikan dariku.

Pelan-pelan dikeluarkannya penisku dari tenggorokannya lalu dimasukkannya lagi seluruhnya. Dia menatapku dengan penisku yang terkubur dalam mulutnya dan dengan pelan dikeluarkannya lagi.

“Kamu menyukainya sayang?” tanyanya.

Sebelum aku dapat menjawabnya dia melakukan hal itu lagi, menelanku seluruhnya. Dia mulai menggerakkanya keluar masuk dalam mulutnya, dan tetap memandangku saat dia melakukan itu. Isteriku mulai menaikkan temponya hingga aku tak dapat menahannya lebih lama lagi saat tiba-tiba dia berhenti..

“Hei, hei, tunggu dulu bung. Belum waktunya. Lubangku yang lain perlu dimasuki, tahu.” katanya.

Isteriku berdiri dan berputar. Dia membungkuk di depanku, merapatkan pantatnya padaku. Penisku terjepit di lubang anusnya maka kuarahkan pada vaginanya. Cerita Sex 21+

“Siapa suruh mengalihkan senjatamu?” tanyanya.
“Kembalikan ke tempat semula!”

Dia meraihnya dan lalu mengembalikan penisku ke anusnya, sesuatu yang pernah kulakukan sebelumnya, tapi tidak dengannya. Pelan-pelan dia mendorong pantatnya ke belakang. Kulihat barangku jadi bengkok karena tekanan itu, kepala penisku mulai membelah lubang anusnya, tapi belum masuk. Kemudian tiba-tiba masuk begitu saja, hanya kepalanya saja.

Dia mengerang. Lalu, dia terus menekan ke belakang dan memperhatikan aku memasukkan batang penisku seluruhnya. Aku tak dapat menolak rangsangan ini, kuraih pinggangnya dan mendorong lebih keras lagi untuk memastikan aku telah memasukinya seutuhnya. Kuputar pinggangku, memastikan dia dapat merasakan setiap mili senjataku didalamnya, aku terpukau akan pemandangan penisku yang terkubur dalam lubang anusnya. Lalu perlahan aku bergerak mundur.

Saat hampir seluruhnya keluar kemudian kutekan lagi ke depan. Berikutnya aku benar-benar keluarkan penisku dan menggodanya, mengoleskan kepalanya saja pada lubang anusnya. Lalu benar-benar kusingkirkan menjauh dan melesakkan batang penisku kembali kedalam lubang anusnya. Aku bergerak maju mundur dengan cepat. Pelan, cepat, pelan dan keras. Tak terlalu lama orgasmeku mulai naik. Dia pasti dapat merasakannya karena dia mulai memainkan tangannya pada vaginanya, berusaha untuk meraih orgasmenya sendiri. Untung saja dia mendapatkannya sebelum aku.

Saat kurasakan orgasmenya segera meledak, aku bergerak semakin liar. Pantatnya bergoyang dalam setiap hentakan. Dia mulai mengerang dengan keras seiring hentakanku terhadapnya. Tak kuhentikan gerakanku saat orgasme merengkuhnya, milikku segera datang! Kudorong diriku sejauh yang kubisa dan membiarkan spermaku bersarang dalam lubang anusnya. Isteriku berteriak saat orgasme datang padanya secara berkesinambungan seiring ledakan spermaku yang kuberikan padanya. Akhirnya, aku selesai, tapi dia mendapatkan orgasme sekali lagi saat kepala penisku keluar dari jepitan lubang anusnya.

Isteriku membersihkan tubuhku lalu mendorongku keluar dari kamar mandi. Aku melangkah ke kamar kami dan berganti pakaian. Baru saja aku selesai memakai pakaian saat isteriku keluar dari kamar mandi dan muncul dalam kamar.

“Tadi benar-benar indah” katanya.
“Mungkin kita harus mengulanginya lagi nanti. Sekarang keluarlah dan nonton TV.”

Anak-anakku, tanpa Cindy pulang tak lama kemudian. Semuanya bertingkah normal. Aku lihat pertandingan bola, dan mereka melakukan apa yang biasa mereka kerjakan di hari Minggu sore.

Sisa seminggu itu normal-normal saja. Gadis-gadis pergi ke sekolah dan Isteriku pergi kerja seperti biasanya. Tak ada seorangpun yang bicara atau menanyakan tentang kejadian minggu lalu. Isteriku terlalu letih tiap malamnya sepulang dia kerja. Anak-anakku juga bersikap seperti tak pernah terjadi apapun. Aku jadi mulai berpikir apakah itu hanya khayalanku atau aku bermimpi tentang itu?

Saat aku pulang kerja di hari Jum’at, anak-anaku meminta ijinku apa temannya boleh menginap nanti malam. Cindy ingin menghabiskan kembali akhir minggunya bersama kami dan Eva ingin temannya Ami bermalam juga. Aku suka Ami. Dia anggun. Kalau saja aku masih remaja, aku pasti akan mengajaknya kencan. Dia, seperti Eva, memiliki sosok sempurna. Bedanya Ami memiliki wajah yang dapat membuatnya dengan mudah jadi seorang model kalau dia mau.

Malam harinya semuanya pergi tidur lebih awal. Mereka benar-benar ingin lepas dari rutinitas hariannya, baik itu sekolah atau kerja. Saat kami bangun hari Sabtunya, semua orang memintaku untuk mengadakan pesta kebun. Maka, isteriku mengajak mereka semua pergi ke toko untuk belanja. Aku beristirahat sejenak kemudian pergi mandi. Ada kerjaan menungguku saat mereka pulang nanti.

Saat mereka akhirnya pulang, sepertinya mereka memborong semua barang-barang di toko. Aku bilang pada mereka kalau hanya aku saja yang memasak pasti tak akan selesai. Bisa kacau jadinya. Akhirnya mereka bersedia berbagi tugas. Dengan semua belanjaan yang mereka borong, memerlukan hampir dua jam untuk memasaknya. Badanku bau asap dan terasa sangat letih. Saat aku masuk kedalam rumah, tak ada seorangpun di ruang keluarga ataupun dapur.

“Hey! Dimana kalian?” teriakku, “Saatnya makan!”

“Ya!” kudengar jawaban dari kamar Irma. Tapi tak ada seorangpun yang datang untuk makan.

“Hey, kalian sedang apa sih? Apa nggak ada yang mau makan?” tanyaku jengkel.

“Ada!” kembali hanya jawaban yang kudengar dari kamar Irma.

Aku mendekat ke kamar Irma dan ternyata pintunya sedikit terbuka. Saat aku menengok kedalam, kulihat para gadis dengan berbagai posisi tanpa pakaian. Kudorong pintunya agar lebih terbuka.

“Apa yang kalian lakukan?”

“Sedang menunggu Papa.” Eva menjawab dan mendekat lalu menarik tanganku agar masuk.

“Kami membiarkan Papa minggu kemarin, tapi akhir pekan ini Papa tak akan dapat lolos dengan mudah.”

“Sudah Papa bilang. Mama kalian akan membunuhku!” tangkisku.

“Tidak, aku tak akan melakukannya!” kudengar suara isteriku saat kulihat dia mengangkat kepalanya di antara paha Irma.

“Gadis-gadis ini menginginkanmu! Bisa apa aku menolak mereka?”

Eva menarik tanganku ke tengah kamar. Baru kemudian aku sadar kalau dia tak mengenakan selembar benangpun. Kupandangi tubuhnya. Apa yang kusaksikan ini jauh lebih baik dari yang kubayangkan. Payudaranya besar tapi kencang dengan putingnya yang menunggu untuk segera dihisap.

“Bisa apa aku menolak mereka?” pikirku saat aku rendahkan tubuhku dan mulai menghisap puting itu.

Kurasakan puting Eva membesar dalam mulutku, lalu kutaruh diantara gigiku dan mulai menggigitnya pelan. Saat aku sedang sibuk dengan itu kurasakan ada tangan yang menarik turun resletingku. Lalu tangan itu merogoh kedalam celana dalamku dan mengeluarkan penisku. Aku melihat ke bawah dan kudapati Ami sedang mengarahkan penisku ke mulutnya dan segera saja dihisapnya. Kutelusuri lekuk tubuh Irma dengan tanganku sampai pada vaginanya yang tak berambut, dan menyelipkan jariku padanya. Dapat kurasakan kehangatan dalam vaginanya dan basah saat jariki kutekankan masuk dengan pelan. Aku berusah untuk mendorongnya lebih dalam lagi, tapi terasa ada yang menahan gerakanku. Eva memandangku..

“Ya, Eva masih perawan, dan jari Papa adalah benda pertama yang memasuki vagina Eva. Eva harap penis Papalah yang kedua.” aku membungkuk dan mencium Eva, bibir kami seakan melebur bersama, sebuah ciuman yang sempurna.

Sementara itu, Ami masih mengoralku. Usahanya jelas berdampak padaku. Aku melihat kebawah, kepalanya bergerak maju mundur pada batang penisku. Aku tak ingin mengeluarkan sperma pertamaku dalam mulut Ami sedangkan ada pilihan lainnya. Vagina perawan Eva dihadapanku. Maka kukeluarkan penisku dari mulut Ami.

“Kita dapat melanjutkannya nanti.” kataku padanya.

Kudorong Eva ke tempat tidur, menindihnya dengan lembut. Kucium dia lagi lalu ciumanku bergerak ke sekujur tubuh telanjangnya. Kujilati lehernya, dan kutinggalkan bekas disana agar dia mengingat kejadian indah ini nantinya. Kemudian aku bergerak ke dadanya, menghisapi putingnya. Ini mengakibatkan beberapa lenguhan keluar dari mulutnya. Saat kugigit lembut putingnya dan punggungnya terangkat sedikit keatas karena terkejut. Lalu turun ke perutnya hingga akhirnya bermuara pada vaginanya yang tak berambut.

Kupandangi sejenak lalu kubenamkan hidungku pada celahnya. Aroma yang keluar dari vaginanya semakin membuatku mabuk. Saat kugantikan hidungku dengan lidah, akibatnya jadi jauh lebih baik lagi. Saat ujung lidahku merasakan untuk pertama kalinya hampir saja membuatku orgasme! Eva telah basah dan siap untuk aksi selanjutnya. Penisku membesar dan keras hanya dengan membayangkan apa yang segera menantiku didepan wajahku ini.

Ciumanku bergerak keatas dan berlabuh dalam lumatan bibirnya lagi seiring dengan kepala penisku yang menguak beranda keperawanannya. Eva mengalungkan lengannya dileherku dan menjepit pinggangku dengan kakinya saat aku berusaha untuk memasukinya lebih dalam lagi. Dapat kurasakan kehangatan yang menyambut kepala penisku. Aku tak dapat menahannya lebih lama. Eva sangat panas, basah dan rapat!

Pelan namun pasti kutingkatkan tekananku pada vaginanya. Dapat kurasakan bibirnya melebar menyambutku, ke-basahannya mengundangku masuk. Kehangatan vaginanya membungkus kepala penisku saat aku menyeruak masuk. Aku terus menekan kedalam dengan pelan meskipun aku ingin segera melesakkannya kedalam dengan cepat seluruh batang penisku. Akhirnya dapat kurasakan dinding keperawanannya, batas akhirnya sebagai seorang gadis untuk menjadi seorang wanita seutuhnya. Kupandangi dia tepat di mata.

“Sayang, ini akan sedikit sakit, tapi Papa janji sakitnya hanya sebentar saja.” kurasakan kakinya menjepit pinggangku lebih rapat saat aku merobek pertahanan akhirnya. Akhirnya jebol juga dinding itu.

“Aargh! Gila! Sakit, Pa!” katanya dengan mata yang berkaca-kaca. Vaginanya mencengkeram batang penisku, ototnya bereaksi pada penyusup dan rasa sakit.

“Tenang sayang, sakitnya akan segera hilang.” dan kuteruskan menekan ke dalam sampai akhirnya terbenam semua di dalamnya. Aku diam sejenak, membiarkannya untuk beradaptasi.

“Gimana? Udah baikan?” tanyaku. Dia anggukkan kepalanya.

“Aku hanya merasa penuh, rasanya aneh. Tapi juga terasa enak berbarengan.”

Aku mulai menarik dengan pelan, hanya beberapa inchi, dan kemudian mendorongnya lagi dengan lembut. Aku khawatir menyakitinya, tapi dalam waktu yang sama aku tak ingin segera menembakkan spermaku. Aku ingin menikmati rasa vaginanya selama mungkin. Kurasa dia mulai dapat menikmatinya, kepalanya mendongak ke atas dan matanya terpejam.

Kupercepat kocokanku, menariknya hampir keluar dan menekannya masuk kembali dengan pelan, menikmati rasa sempit vaginanya pada penisku. Eva mulai memutar pinggulnya seiring hentakanku. Tempo dan nafsu kami semakin meningkat cepat. Kurendahkan tubuhku dan mencium lehernya dan bahunya. Tiap gerakan tubuh kami mengantarku semakin dekat pada batas akhir.

“Ya Pa! Ya! Rasanya Eva hampir sampai!”

“Papa juga sayang!” Dan kulesakkan ke dalamnya untuk yang terakhir kali. Menekan berlawanan arah dengannya mencoba sedalam mungkin saat kuledakkan sperma semprotan demi semprotan kedalam vaginanya. Dapat kurasakan cairan kami bercampur dan meleleh keluar dari vaginanya menuju ke buah zakarku.

Tubuh Eva bergetar di bawahku, tangan dan kakinya mendorongku merapat padanya. Pelan kutarik dan kudorong lagi semakin dalam padanya saat persediaan spermaku akhirnya benar-benar kosong. Kutatap matanya lalu menciumnya.

“Eva, ini adalah seks terbaik yang pernah Papa dapatkan.” aku lupa kalau kami tak sendirian dikamar ini.

“Aku dengar itu!” kata isteriku.
“Kita akan lihat apa kita bisa mengubah anggapanmu itu!”

Dengan para gadis-gadis itu dalam kamar ini, aku sadar ‘kesenanganku’ baru saja akan dimulai

STORY21 - ADIK IPAR MINTA ML

Adik Ipar Minta ML - Usiaku sudah hampir mencapai tiga puluh lima, ya sekitar 3 tahunan lagi lah. Aku tinggal bersama mertuaku yang sudah lama ditinggal mati suaminya akibat penyakit yang dideritanya. Dari itu istriku berharap aku tinggal di rumah supaya kami tetap berkumpul sebagai keluarga tidak terpisah. Di rumah itu kami tinggal 7 orang, ironisnya hanya aku dan anak laki-lakiku yang berumur 1 tahun berjenis kelamin cowok di rumah tersebut, lainnya cewek.

Jadi begini nih ceritanya. Awal September lalu aku tidak berkerja lagi karena mengundurkan diri. Hari-hari kuhabiskan di rumah bersama anakku, maklumlah ketika aku bekerja jarang sekali aku dekat dengan anakku tersebut. Hari demi hari kulalui tanpa ada ketakutan untuk stok kebutuhan bakal akan habis, aku cuek saja bahkan aku semakin terbuai dengan kemalasanku.

Pagi sekitar pukul 9 wib, baru aku terbangun dari tidur. Kulihat anak dan istriku tidak ada disamping, ah mungkin lagi di beranda cetusku dalam hati. Saat aku mau turun dari tempat tidur terdengar suara jeritan tangis anakku menuju arah pintu. seketika itu pula pintu kamar terbuka dengan tergesanya. Oh ternyata dia bersama tantenya Rosa yang tak lain adalah adik iparku, rupanya anakku tersebut lagi pipis dicelana. Rosa mengganti celana anakku, “Kemana mamanya, Sa?” tanyaku. “Lagi ke pasar Bang” jawabnya “Emang gak diberi tau, ya?” timpalnya lagi. Aku melihat Rosa pagi itu agak salah tingkah, sebentar dia meihat kearah bawah selimut dan kemudian salah memakaikan celana anakku. “Kenapa kamu?” tanyaku heran “hmm Anu bang” sambil melihat kembali ke bawah.

“Oh maaf ya, Sa?” terkejut aku, rupanya selimut yang kupakai tidur sudah melorot setengah pahaku tanpa kusadari, aku lagi bugil. Hmmm tadi malam abis tempur sama sang istri hingga aku kelelahan dan lupa memakai celana hehehe. Cerita Sex 21+

Anehnya, Rosa hanya tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir “Abis tempur ya, Bang. Mau dong.” Katanya tanpa ragu “Haaa.” Kontan aja aku terkejut mendengar pernyataan itu. Malah kini aku jadi salah tingkah dan berkeringat dingin dan bergegas ke toilet kamarku.

Dua hari setelah mengingat pernyataan Rosa kemarin pagi, aku tidak habis pikir kenapa dia bisa berkata seperti itu. Setahu aku tuh anak paling sopan tidak banyak bicara dan jarang bergaul. Ah masa bodoh lah, kalau ada kesempatan seperti itu lagi aku tidak akan menyia-nyiakannya. Gimana gak aku sia-siakan, Tuh anak mempunyai badan yang sangat seksi, Kulit sawo matang, rambut lurus panjang. Bukannya sok bangga, dia persis kayak bintang film dan artis sinetron Titi kamal. Kembali momen yang kutunggu-tunggu datang, ketika itu rumah kami lagi sepi-sepinya. Istri, anak dan mertuaku pergi arisan ke tempat keluarga almahrum mertua laki sedangkan iparku satu lagi pas kuliah. Hanya aku dan Rosa di rumah. Sewaktu itu aku ke kamar mandi belakang untuk urusan “saluran air”, aku berpapasan dengan Rosa yang baru selesai mandi. Wow, dia hanya menggunakan handuk menutupi buah dada dan separuh pahanya. Dia tersenyum akupun tersenyum, seperti mengisyaratkan sesuatu.

Selagi aku menyalurkan hajat tiba-tiba pintu kamar mandi ada yang menggedor.
“Siapa?” tanyaku
“Duhhhh kan cuma kita berdua di rumah ini, bang” jawabnya.
“Oh iya, ada apa, Sa?” tanyaku lagi
“Bang, lampu di kamar aku mati tuh”
“Cepatan dong!!”
“Oo… iya, bentar ya” balasku sambil mengkancingkan celana dan bergegas ke kamar Rosa.

Aku membawa kursi plastik untuk pijakan supaya aku dapat meraih lampu yang dimaksud.
“Sa, kamu pegangin nih kursi ya?” perintahku “OK, bang” balasnya.
“Kok kamu belum pake baju?” tanyaku heran.
“Abisnya agak gelap, bang?”
“ooo…!?”
Aku berusaha meraih lampu di atasku. Tiba-tiba saja entah bagaimana kursi plastik yang ku injak oleng ke arah Rosa. Dan… braaak aku jatuh ke ranjang, aku menghimpit Rosa..
“Ou…ou…” apa yang terjadi. Handuk yang menutupi bagian atas tubuhnya terbuka.
“Maaf, Sa”
“Gak apa-apa bang”
Anehnya Rosa tidak segera menutup handuk tersebut aku masih berada diatas tubuhnya, malahan dia tersenyum kepadaku. Melihat hal seperti itu, aku yakin dia merespon. Kontan aja barangku tegang.

Kami saling bertatap muka, entah energi apa mengalir ditubuh kami,
dengan berani kucium bibirnya, Rosa hanya terdiam dan tidak membalas.
“Kok kamu diam?”
“Ehmm… malu, Bang”
Aku tahu dia belum pernah melakukan hal ini. Terus aku melumat bibirnya yang tipis berbelah itu. Lama-kelamaan ia membalas juga, hingga bibir kami saling berpagutan. Kulancarkan serangan demi serangan, dengan bimbinganku Rosa mulai terlihat bisa meladeni gempuranku. payudara miliknya kini menjadi jajalanku, kujilati, kuhisap malah kupelintir dikit.
“Ouhh… sakit, Bang. Tapi enak kok”
“Sa… tubuh kamu bagus sekali, sayang… ouhmmm” Sembari aku melanjutkan kebagian perut, pusar dan kini hampir dekat daerah kemaluannya. Rosa tidak melarang aku bertindak seperti itu, malah ia semakin gemas menjambak rambutku, sakit emang, tapi aku diam saja. Cerita Sex 21+

Sungguh indah dan harum memeknya Rosa, maklum ia baru saja selesai mandi. Bulu terawat dengan potongan tipis. Kini aku menjulurkan lidahku memasuki liang vaginanya, ku hisap sekuatnya sangkin geramnya aku.
“Adauuu…. sakiiit” tentu saja ia melonjak kesakitan.
“Oh, maaf Sa”
“Jangan seperti itu dong” merintih ia
“Ayo lanjutin lagi” pintanya
“Tapi, giliran aku sekarang yang nyerang” aturnya kemudian

Tubuhku kini terlentang pasrah. Rosa langsung saja menyerang daerah sensitifku, menjilatinya, menghisap dan mengocok dengan mulutnya.
“Ohhh… Sa, enak kali sayang, ah…?” kalau yang ini entah ia pelajari
dari mana, masa bodo ahh…!!
“Duh, gede amat barang mu, Bang”
“Ohhh….”
“Bang, Rosa sudah tidak tahan, nih… masukin punya mu, ya Bang”
“Terserah kamu sayang, abang juga tidak tahan” Rosa kini mengambil posisi duduk di atas tepat agak ke bawah perut ku. Ia mulai memegang kemaluanku dan mengarahkannya ke lubang vaginanya. semula agak sulit, tapi setelah ia melumat dan membasahinya kembali baru agak sedikit gampang masuknya.
“Ouuu…ahhhhh….” … seluruh kemaluanku amblas di dalam goa kenikmatan milik Rosa.
“Awwwh, Baaaang….. akhhhhh” Rosa mulai memompa dengan menopang dadaku. Tidak hanya memompa kini ia mulai dengan gerakan maju mundur sambil meremas-remas payu daranya.


Hal tersebut menjadi perhatianku, aku tidak mau dia menikmatinya sendiri. Sambil bergoyang aku mengambil posisi duduk, mukaku sudah menghadap payudaranya.Rosa semakin histeris setelah kujilati kembali gunung indahnya.
“Akhhhh… aku sudah tidak tahan, bang. Mau keluar nih.
Awwwhhh??”
“Jangan dulu Sa, tahan ya bentar” hanya sekali balik kini aku sudah berada diatas tubuh Rosa genjotan demi genjotan kulesakkan ke memeknya. Rosa terjerit-jerit kesakitan sambil menekan pantatku dengan kedua tumit kakinya, seolah kurang dalam lagi kulesakkan.

“Ampuuuun…… ahhhh… trus, Bang”
“Baaang… goyangnya cepatin lagi, ahhhh… dah mau keluar nih”
Rosa tidak hanya merintih tapi kini sudah menarik rambut dan meremas tubuhku.
“Oughhhhh… abang juga mau keluar, Zzhaa” kugoyang semangkin cepat, cepat dan sangat cepat hingga jeritku dan jerit Rosa membahana di ruang kamar.
Erangan panjang kami sudah mulai menampakan akhir pertandingan ini.
” ouughhhhh…. ouhhhhhh”
“Enak, Baaaangg….”
“Iya sayang…. ehmmmmmm” kutumpahkan spermaku seluruhnya ke dalam vagina Rosa dan setelah itu ku sodorkan kontol ke mulutnya, kuminta ia agar membersihkannya.
“mmmmmmuaaachhhhh…” dikecupnya punyaku setelah dibersihkannya dan itu pertanda permainan ini berakhir, kamipun tertidur lemas.

Kesempatan demi kesempatan kami lakukan, baik dirumah, kamar mandi, di hotel bahkan ketika sambil menggendongku anakku, ketika itu di ruang tamu. Dimanapu Rosa siap dan dimanapun aku siap.

STORY21 - ISTRI PAK RT YANG SANGAT HAUS SEX

Istri Pak RT Yang Sangat Haus Sex - Aku adalah anak tunggal di keluargaku. Namaku Doni. Umurku waktu itu 17 tahun. Aku siswa sebuah SMU Swasta dikotaku. Bapakku adalah seorang pengusaha menengah yang cukup sibuk, dia sering pergi keluar kota umtuk waktu yang tidak tentu. Ibuku juga sering ikut bersamanya. Aku tinggal dilingkungan Perumahan kelas menengah.

Di sebelah rumahku adalah rumah Pak RT, orang yang cukup berpengaruh disana. Umurnya sekitar 60 tahun. tapi masih kelihatan gagah. Pak RT mempunyai dua orang istri. Yang pertama namanya Tante Is, wanita keturunan arab, kulitnya hitam manis, bodinya langsing. Meskipun usianya sudah 40-an, Tante Is masih kelihatan cantik, dia sangat pintar merawat diri.

Dengan Tante Is, Pak RT mempunyai dua orang putri yang cantik-cantik, yang sulung namanya Erni sedangkan adiknya namanya Ana, umur keduanya hampir sebaya denganku. Istri keduanya namanya Tante Linda, orang Bandung, kulitnya putih bersih. Wajahnya mirip bintang sinetron Titi Kamal. Bodynya aduhai, montok, padat berisi. Cerita Sex 21+

Mungkin karena dia sering fitness, apalagi Tante Linda senang berpakaian sexy yang menonjolkan lekuk-lekuk tubuhnya. Membuat laki-laki yang memandangnya terangsang dan ngeres. Tante Linda orangnya supel dan pintar bergaul, sering dia ngobrol-ngobrol dengan anak muda seusiaku, termasuk aku.

Kejadian ini bermula ketika orang tuaku pergi seminggu keluar kota untuk keperluan bisnisnya. Aku ditinggal sendirian dirumah. Sedangkan pembantuku dipecat ibuku tiga hari sebelumnya karena ketahuan mencuri uang ibuku. aku yang sendirian merasa kesepian. Aku duduk diruang tamu sambil berkhayal. Untuk menghilangkan kesepianku, kuputar VCD porno yang baru aku pinjam dari temanku.

Filmnya tentang seorang cewek bule yang sedang disetubuhi dua orang negro. Satu orang negro sedang dikulum kontolnya, sedangkan yang satunya lagi sedang ngentot cewek bule itu dari belakang dengan posisi nungging. Sekitar 20 menit mereka berganti posisi, satu orang negro sedang rebahan diranjang sambil memasukkan kontolnya kelubang anus cewek bule itu, yang telentang diatasnya. Sedangkan negro yang satunya lagi sedang menggenjot vagina cewek itu.

Desahan dan erangan mereka membuatku terangsang. Kuraba-raba celana pendekku (aku sudah tidak pakai celana dalam), kontolku mengeras. Semakin lama kuraba semakin keras. Kukocok-kocok naik turun. Birahiku memuncak ingin disalurkan, tapi aku tidak tahu harus kemana menyalurkannya.

“Lagi ngapain Don?” suara seorang wanita mengejutkanku.

Ternyata Tante Linda sudah berdiri disamping pintu. Dia berpakaian sangat sexy, dengan kaos ketat dan rok super mini. Dia memandang kearah celanaku. Saking terkejutnya aku lupa menaikkan celanaku, sehingga dia dengan bebas bisa melihat kontolku yang sedang tegang penuh, mengacung-acung.

“Maaf.. maaf.. Tante” sahutku terbata-bata.
“Akh, nggak apa-apa kok, kamu khan udah gede”.
“Wah, kontolmu gede banget, udah pernah dimasukkin kevaginanya cewek belum?” tanyanya cuek.
“Be.. belum pernah Tante” sahutku.
“Mau nggak dimasukin ke punya Tante?, Tante pingin nih ngerasain kontolmu” katanya meminta.

Kemudian dia menutup pintu dan menguncinya. Dia berjalan mendekat kearahku. Duduk disampingku.
“Tapi saya belum pernah Tante” jawabku.
“Tante ajarin, mau khan?” katanya sedikit memaksa.

Tanpa menunggu jawabanku, dia menaikkan kedua kakinya kepangkuanku. Tangannya meraba-raba kontolku, aku gemetar. Baru kali ini kontolku dipegang seorang wanita. Dia mendekatkan wajahnya kewajahku, diciumnya bibirku. Lidahku diisapnya. Aku membalas isapannya. Lidahku dan lidahnya tumpang, tindih saling isap. sesekali isapannya diarahkan keleherku.

ditariknya tanganku, diletakannya dikedua buah dadanya yang sudah mengeras. Kuremas-remas buah dadanya, dia menggelinjang keenakan. Kutarik kaos ketatnya, aku terperangah, dia tidak memakai BH, buah dadanya padat dan kenyal. Kulepaskan isapan lidahnya, kuisap buah dadanya, dia melenguh, sambil tangannya terus mengocok-ngocok kontolku.

Beberapa menit berlalu, dia berdiri, lalu melepaskan rok mininya. Maka terpampanglah pemandangan yang luar biasa. Aku bisa melihat dengan jelas vaginanya yang merah merekah, sangat indah. dicukur rapi dan bersih. Kemudian dia berlutut dilantai, dihadapanku. Wajahnya didekatkan keselangkanganku. Ditariknya celana pendekku. Bibirnya mendekati kepala kontolku, dan mulai menjilati kepala kontolku, terus kepangkalnya.

“Akkh.. aow.. oohh.. nikmat Tante, enakk.. sekali” aku mengerang ketika dia mulai mengulum kontolku.

Hampir seluruh batang kontolku masuk kemulutnya yang sexy. Kontolku keluar masuk dimulutnya. Nikmat sekali. Tak ketinggalan, buah pelirkupun diseruputnya. Puas mengulum kontolku, kemudian Tante Linda berdiri dihadapanku. Vaginanya berada pas diwajahku. Dia menarik kepalaku, mendekatkannya pada vaginanya. Aku mengerti maksudnya, minta dijilati vaginanya. Kujulurkan lidahku. Aku mulai dengan menjilati pangkal pahanya, terus mendekati bibir vaginanya.

“Aow.. oohh.. nikmat.. sayang, teruss.. terus” dia mendesah-desah ketika aku memasukkan lidahku ke lubang vaginanya.

Kusedot-sedot, kugigit-gigit kelentitnya. Dijepitnya kepalaku. Hampir seluruh isi vaginanya kujilati, vaginanya basah.
“Akkhh.. akuu.. nggak kuatt.. sayang, kita mulai aja” ajaknya.

Dia menurunkan tubuhnya perlahan-lahan kepangkuanku. Dipegangnya kontolku, diarahkannya tepat kelubang vaginanya. Dia mulai memasukkan kontolku sedikit demi sedikit. Semakin lama semakin dalam. Sudah setengah batang kontolku masuk. Sampai disini dia berhenti sejenak mengatur posisi. Kakinya berlutut disofa. Aku tak mau ketinggal, kuambil kesempatan. Kusodokkan kontolku. Dia menjerit ketika kontolku amblas dilubang vaginanya. Dia mulai menaikturunkan pantatnya dipangkuanku. Kontolku serasa dijepit dan dipijit-pijit lubang vaginanya yang sempit. Cerita Sex 21+

“Gimana sayang enak khan?” tanyanya.
“Enakk sekali Tante, vagina Tante sempit sekali” jawabku.
“Sudah lama sekali Tante tidak merasakannya sayang”.
“Pak RT tak pernah memberiku kepuasan” dia menggerutu.
“Emangnya Pak RT impoten Tante?” tanyaku.
“Iya, iya sayang” jawabnya singkat.

Kupeluk pinggangnya erat-erat. Bibirku menghisap-hisap buah dadanya. Kubantu gerakkannya dengan menyodok-nyodokan pantatku keatas. Dia mengerang-erang merasakan nikmat. Matanya merem melek. Semakin lama semakin cepat dia menggerak-gerakkan pantatnya, sesekali pantatnya diputar-putar. Aku merasakan nikmat yang tiada tara. Kontolku serasa dipelintir vaginanya. Sudah sekitar 30 menit kami berpacu dalam kenikmatan. Nafasnya dan nafasku saling memburu. Peluh kami bercucuran.

“Akh.. oohh.. aku tidak kuat sayang, akuu.. mauu.. keluarr” dia menjerit-jerit.
Kurasakan vaginanya berkedut-kedut.
“Akuu.. juga Tante” sahutku ngos-ngosan.
“Keluarin didalem aja sayang, aku ingin punya anak darimu” pintanya memelas.
Crott! Crott! Crott! Aku menumpahkan sperma yang sangat banyak di lubang vaginanya.

“Kamu puas khan sayang?” tanyanya.
“Puas sekali Tante” sahutku pendek.
Kami beristirahat sejenak. Kemudian kekamar mandi untuk membersihkan badan. Siraman air membuat badanku segar kembali.
“Aku pingin lagi sayang, kamu mau khan?” tanyanya meminta.

Aku tidak menjawabnya. Kubopong tubuhnya, kubawa kekamarku dan kurebahkan diranjangku. aku merangkak diatas tubuhnya dengan posisi ssungsang. Selangkanganku berada diatas wajahnya, sedangkan wajahku tepat diatas vaginanya. Aku mulai menjilati dinding vaginanya. Dia menggerinjal-gerinjal dan menjepit kepalaku. Seluruh dinding vaginanya kujilati. Kucari-cari tititnya. Kusedot-sedot dengan lidahku. Sesekali kugigit. Dia meringis.

Dengan jari-jariku kutusuk-tusuk lubang anusnya. Sesekali kujilati lubang anusnya. Tante Linda tak mau ketinggalan. Dia menjilati kontolku, dari kepala sampai pangkal kontolku tak luput dari jilatannya. Sstt! Aku mendesah ketika dia mengulum kontolku. Dia sangat lihai memainkan lidahnya. Kontolku yang tadi mengecil, sedikit demi sedikit mengeras didalam mulutnya. luar biasa kenikmatan yang kudapatkan. Tante Linda memang benar-benar profesional. Seluruh batang kontolku dijilatinya.

“Oohh.. aku tidak tahan sayang, kita mulai aja” pintanya.

Kuturunkan tubuhku dari tubuhnya. Aku berdiri dipinggir ranjang. Kutarik tubuhnya kepinggir, hingga kedua kakinya menjuntai. Aku mendekatkan kontolku kelubang vaginanya. Sedikit demi sedikit kontolku masuk kelubang vaginanya. Sstt! Dia mendesis. Sudah seluruh batang kontolku amblas ditelan lubang vaginanya yang basah dan memerah. Kugoyang-goyangkan pantatku. Tante Linda membantuku dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. aku merasakan sensasi yang luar biasa. 10 menit berlalu, kuganti posisi. Kutarik kontolku. Kakinya kunaikkan keduanya. Aku memasukkannya lagi. Dan mulai menggenjotnya.

“Akhh.. akuu.. mauu.. keluarr.. sayang” dia mengerang.
Vaginanya berkedut-kedut. Vaginanya menjepit kontolku.
“Akhh.. aku keluarr.. sayang” dia melenguh.

kurasakan vaginanya basah oleh cairan. Tante Linda telah mencapai orgasme sedangkan aku belum apa-apa. Kubalikkan tubuhnya. Kuminta dia menungging. dia menuruti aja perintahku. Kudekatkan kontolku yang masih tegang ke lubang anusnya.

“Kamu mau apain anusku sayang” tanyanya ketika kepala kontolku menyentuh lubang anusnya.
“Jangan, jangan di lubang itu sayang, sakit” teriaknya.

Aku tidak mempedulikannya. Kumasukkan kepala kontolku kelubang anusnya. Mulanya agak susah tapi akhirnya masuk juga. Kutekan pelan-pelan hingga seluruh batang kontolku amblas. Aku mulai menggerakkan pantatku maju mundur. Kutuk-tusuk lubang anusnya.

“Oohh.. enakk.. sayang, kamu pintar” pujinya ketika dia sudah mulai merasakan nikmatnya disodomi.
Sekitar 30 menit kontolku keluar masuk dilubang anusnya. Kurasakan kontolku berkedut-kedut.
“Akkhh.. aku mau keluarr.. Tante” aku berteriak histeris.

Crott! Crott! Crott! Kutumpahkan spermaku lubang anusnya. Kudiamkan beberapa saat. Lalu kutarik kontolku. Kuarahkan ke wajahnya. Kuminta dia menjilati spermaku. Dengan lahapnya Tante Linda menjilati sisa-sisa spermaku, sampai bersih dijilatinya. Tanpa rasa jijik sedikitpun.

“Kamu hebat sayang, aku puas sekali” pujinya.
“Kamu mau khan memberiku kepuasan seperti ini lagi?” pintanya.

Aku mengangguk aja. Menyetujui permintaannya.
“Kalo kamu pengin lagi, datang aja ke kamarku”.
“Masuknya lewat jendela ya! Kalo lampu kamarku mati, berarti Pak RT nggak di rumah”.
“Ketok kaca jendela tiga kali, akan kubukakan untukmu, OK” dia menerangkannya untukku.

Kurebahkan tubuhku disampingnya. Kami tertidur setelah mencapai puncak kenikmatan yang luar biasa. Malam itu Tante Linda menginap dikamarku. Sampai pagi kami merengkuh kenikmatan.

STORY21 - TANTE PENARI YANG SEKSI

Tante Penari Yang Seksi - Aku bangun di pagi hari dan berdiri di depan jendela melihat rumah di sebelah. Sementara pria itu sedang menunggu, pria itu mengenakan bahu terbuka dan jenis kemeja.

Kemudian ia mulai menyapu Taman membungkuk dan aku melihat payudara besar bagian dari gelas. Selalu melihat dada powered by Black BH 36 B, itu rutinitas saya setiap pagi. Tetangganya adalah bibi Nita dari Kupangil. Dia telah tinggal di Widdin selama sekitar 2,5 tahun dan memiliki dua anak.


Ketika saya berusia enam dan tiga tahun, ayah saya bergabung dengan bibi Nita selama tiga tahun. Tante Nita adalah guru TK dan dia sangat peduli tentang penampilannya. Ia terlihat sepuluh tahun lebih muda sampai ia 43.

Favorit nya Caro, Betaria Sonata ha Yandi kepala 4 masih segar dan menarik, dan menarik Monegara Chintamiato nada dan dada. Nama saya Sony 22 tahun. Hari adalah minggu pada 10:15. karna bosan saya dari pergi keluar untuk bermain. 

Tante Nita telah berteman dengan ibunya sejak ia adalah seorang siswa SMP, sehingga hubungan keluarganya kuat. Kupangil mengatakan bahwa itu adalah awal dengan bibi Nita, tapi tidak ada yang menjawab bahwa saya pemalu dan langsung masuk.

Pagi hari Anda menikmati payudara Nita, saya adalah seorang Nemanindini biasa. Sampai ruang tamu, TV masih menyala dengan volume kecil, dan Bibi Nita sedang tidur di depan TV. Pada saat itu, Nita sedang mengenakan kemeja seperti bujangan seorang pria muda cokelat. Aku menahan napas karena salah satu dari Nita chestnut adalah sebagian memegang tanganku.


Setan memasuki kepalaku, perlahan-lahan mematikan TV dan bungkus ke posisi duduk di atasnya. Aku luka lebih sedikit, jadi aku bisa melihat kedua payudara. Aku belum pernah melihat payudara Nita jelas. Kedua payudara perlahan-lahan melacak tingkat masing-masing leher, mulutku. Aku celana tanganku untuk mencapai semangatnya dada susu Nita.


Ketika saya melihat dia di mata, itu mendadak dibuka.
Tanganku secara alami memegang tanganku, mulut masuk ke mulutnya, dan kakinya mengunci kakinya.

Apa sih itu, bibi Sony...
Saya tidak punya nglelawan di tanganku dan mulai menyembuhkan salah satu puting Myrin. Aaakh tapi anak dari cara yang kaya gini menjawab dia dengan suara bergetar.

Pada awalnya...

Aku berkata kepada bibi aja, "aku berbisik sambil menjilati lubang di telingaku. Ya, terserah Anda untuk membuangnya ke sisi Anda. Setelah bra hitam saya membuka tubuh saya dengan bibi Nita lagi dan saya mengisap kedua puting Nita sementara tanganku terbuka di celana dan CDS.

Aku melihat dia tumbuh vagina dengan padat, rambut halus, aku mencium vaginanya dan tanganku meradang nya. Lembut basah dan memotong lidah dan memotong klorin di dalam. Cerita Sex 21+

Aakh. Bibi H. Aakrh, Nita mengerang untuk menanggung rasa nikmat dan dia tidak merasa lama. Bibi Nita terentang ke alam liar, dan segera aku memeluk paha. Dia berbau lidahnya dan datang kembali ke vaginanya sampai dia mengendap lagi. Ketika ia kembali ke lidahnya sampai ia menyentuh klorin, bibi Nita terentang, tetapi tidak pernah ditulis ke Celia.

Bibi Nita tampaknya telah menikmati tarian lidah saya di vagina tangan yang mengambil banyak puting. Cerita Sex Tante - Stimulasi meningkat lebih dan lebih seluruh bagian dalam vagina. Hei... Dia adalah anak Nita dan sudah bersemangat. Nafas adalah berburu ananchoran dan kadang dia akan tersedot naik dan turun, jadi bibi Nita segera naik dan turun, dan tubuhnya naik dan turun sesuai dengan detak jantung saya.

Beberapa menit kemudian, tubuh Nita membentang dan kepalanya dikencangkan dengan paha. Air memasuki vagina dan mendorong kepalanya dengan kedua tangan dan mengeluarkan cairan hangat. Oh, Allahku, Oh, Oh, Oh, Oh, SShh tidak terkendali.

Saya akhir bibi Nita menjarah klip dan aku bangkit dan berdiri untuk membersihkan wajahku. Pasti beberapa saat karena aku tidak bisa menjilati vaginanya ketika aku tersenyum. Ketika saya kembali, bibi Nita melewati kamarnya. Di pintu, dia dan tanganku menggantung. Dia dengan mulus menanamkan dia ke dalam bibir saya segera setelah dia mendesis. Mulut kita, bukan lidah kita, bertempur di sana.


Tangan Nita sibuk mendapatkan pakaian mereka, dan celana saya tidak memiliki benang lagi. Setengah dia terkejut melihat bibi Nita cukup lama dengan penisnya saat menjilati sampai dia akhirnya menelan semua penisnya. Ooo..

ketika bibi saya kembali ke penis-nya, lidah saya menari di telkrum saya sementara aku di desa saya.

Beberapa menit kemudian aku mengangkat penisku dan kepalaku kecewa. Bibiku tidak menolak pidatonya sementara sflapping pantatnya.

Ya, uda... Namun, ajaya perlahan membuka dua paha sedikit lebih lebar. Perlahan-lahan aku meletakkan penisku dalam bantuan vagina bibiku dengan kedua tangan. Ketika penisku mulai tenggelam dalam vagina Nita, dia merasakan sensasi yang luar biasa dan otot vagina Menecan necan penisku. Tante Nita tidak memiliki pilihan selain untuk mendesah. Dan aku membantu vaginanya bebas dengan menyebarkan bibi Nita.

Ingatan saya mengalir dalam kecerahan, mata Nita ada di bibirnya, dan mulutnya mendesah. Kegembiraan mulai untuk menyebarkan tubuh saya dan otot perut saya semakin sulit dan lebih tipis. Oh... Dia menangis. Beratnya tidak dapat dipertahankan oleh lutut, itu tak terukur, aku terus bergerak bolak-balik sambil mendengarkan suara lendir banjir vagina nya.


Akhirnya, menggunakan sisa memakai, aku pergi ke depan untuk merendam penis saya Prousdi Loban vaginanya. Tante Nita jeritan lancar dan tubuh kita menyatu.

Screed nya ditempatkan di kandang di sana karena tangannya menempel kepala jahitan ke bahu saya. Tenggelam dalam orgasme dari gelombang manis yang merangkak tubuhku, Crema yang kuat dari tubuh kita tenang menangkap sisa kesenangan. Dia menarik saya setelah Nita mendapat frustrasi. Kokubun menyentuh seluruh tubuhku. Selama sekitar 15 menit darinya, aku menampar pahanya dan segera vaginanya dan bibinya bernapas sedikit.

Sebagai dipercepat untuk bergerak, dorongan mengeras dan mulai menjerit. Tangannya bergerak dan kakinya mati sangat. Agfu... Tapi aku tidak keberatan, aku terus pergi dan penisku masuk ke ruang vagina. Dick saya meledak lava panas. 

Jadi, dengan bahu saya crankle dan mulutku, dengan keran kaku, Aku mengisi penisku atas vagina udara berlebihan, tenggelam The bibi dari DyreHanita. Lamy baik memiliki rasa lezat yang menyebar ke tubuh. Paha nya terlatih dengan baik, dan setelah orgasme memukul seluruh tubuhku, mulutnya menjerit dari gelombang.

Makan... gumpalan darah... Bekuan darah adalah Nita yang mengalir melalui vagina Dilian intens dengan jeritan besar.

Apakah bibi Anda puas? Dia mengangguk dan akhirnya kami berdua tidur tanpa waktu untuk mengubah posisi mereka.

STORY21 - SYAHWAT PEMUDA DESA

Syahwat Pemuda Desa - Ji besok kau gantiin aku ya ikut pelatihan ke puncak “ucap eko sepupuku. gak ah gk punya uang buat bayar “jawabku,,gak usah bayar begok,kan sudah dibayar sama desa,kau tinggal ikut saja,,”tapi kan aku bukan anggota kartar,masa ikut acara gituan,,”dah lah kamu ikut saja,,aku soalnya ada acara dua hari lagi,,mau ya??,,dua hari lagi??emangnya acaranya berapa hari pelatihannya??mungkin empat hari,,please mau ya??,,oke deh kau ini ada2 saja,,tapi aku minta uangnya buat pegangan disana,,he,,hee,,he,,ah kau ini.eko lalu memberiku uang 500 rb kepadaku.memang sepupuku ini anaknya pintar makanya ia lolos tes cpns,sedangkan aku cuma kerja serabutan,lebih banyak nganggurnya sih,,wkwkwk.

Namaku aji,usiaku 23 tahun seorang anak petani yang hidup dipedesaan lereng gunung.beda dgn sepupuku yg orang tuanya adalah PNS sehingga ia bisa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi.sedangkan aku cuma lulusan SMP.entah kenapa aku menyanggupi permintaan sepupuku untuk gantikan dia ikut pelatihan.dia memang aktif di pemrintahan desa,itulah sebabnya ia dijadikan ketua kartar didesaku.sedangkanku sukanya nongkrong di warung kopi,krn aku malas dgn hal2 organisasi.

Suasana desa masih tertutup kabut pagi itu,aku bersiap untuk berangkat ke balai desa.lagian aneh disini suasananya sudah pegunungan tapi kenapa pelatihannya kepuncak,meski beda provinsi tetap saja pegunungan.setelah selesai berkemas,,suara motor berhenti didepan rumahku,,ji ayo kuantar kau kebalai desa,mobilnya sudah datang “teriak eko,,,iya bawel,,aku lalu naik motor dan menuju ke bali desa.

Disana orang2 yg ikut pelatihan sudah kumpul,,tapi kok gk ada remajanya”bartinku.woy anjing kok yg ikut pelatihan emak2 semua,gak ada anak2 kartarnya.lah emang siapa yg bilang yg ikut pelatihan anak2 kartar ” jawab sepupuku dgn enteng.dalam hati aku menggerutu apalagi setelah kutahu yg laki2 cuma orang tiga,aku dan pak carik yg sudah tua dan satu lagi pak karjo ketua kelompok tani yg sama bau tanahnya dgn pak carik,ya mungkin usianya kira2 65 tahunan.

Kami lalu bergantian naik mobil Elf yg biasanya muat 15 orang,,tapi kayaknya yang ikut mungkin 12 an orang.aku lalu masuk bnyk yg berebut naik didepan,namanya emak2 suaranya kaya pasar berisik banget.aku langsung ke kursi paling belakang,biasanya klo elf kursi belakang ada 4 tp ini cuma ada dua,ternyata dicopot krn dlm perbaikan.sekitar 10 menitan didalam mobil,kok mobil gk jalan2,ternyata nunggu satu orang yg belum datang.tak lama kemudian datanglah orang trsebut,tentu saja disoraki orang2.ternyata dia adalah Lusi biasa dipanggil mbak lus,ia istri ketua RT 5,,,huuhhhh,,lama banget dandanya,,teriak salah satu emak2,,iya maaf ya,,duduk dimana nih??kata mbak lus,,sana belakang masa datang telat minta duduk depan”sahut salah satu peserta.iya deh,,duduk belakang gk apa2,malah enak sama perjaka”ucapnya sambil tersenyum.memang mbak lus ini orangnya suka bergaul,gaya bicaranya ceplas ceplos.lalu ia menuju kebelakang dan minta duduk disebelah jendela. Cerita Sex 21+

M : loh kamu ji yg ikut,bukan eko

A : iya mbak,,eko ada keperluan,gak tau urusan apa

M : ya gk apa2,,kan kmu biar ngerti juga tentang kegiatan desa

A : iya mbk,,kukira yg ikut pelatihan anak2 kartar gak taunya nenek2

M : masa aku sudah nenek2 ji,,kmu gk suka duduk dgnku “smbil senyum

A : ehh,,gk kok mbak,,klo mbak lus kan masih cantik,,he,he,,dripada yg duduk didepan kita

M : husshh,,bisa sj km klo gombal

A : ih bener kok mbak

Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 01 siang dan sudah jauh meninggalkan kotaku.orang2 yg tadi suaranya berisik saling bersahutan,kini mulai lenyap.bnyk dari mereka yg tidur.begitu juga dgn mbak lus.kupandangi wajahnya ternyata cantik juga,kulihat payudaranya yg gk terlalu besar sangat pas dgn ukuran tubuhnya.lalu aku kaget tiba2 tangan mbak lus berada dipahaku.kubiarkan saja nanti klo aku pegang aku takut ia bangun.

Lalu setelah agak lama,aku sandarkan tubuhku agak selonjor,sementara tangan mbak lus masih dipahaku.aku coba iseng,ku pindah tangan mbak lus dgn perlahan ke kontolku.aku takut klo ia bangun,tapi ia masih tertidur.aku pura2 juga tidur biar nanti klo mbak lus bangun gk curiga.aku menikmati tangan mbak lus dikontolku,apalagi jika terkena jalan yg brgelombang rasanya nikmat sekali.hampir satu jam kontolku dibuat ngaceng oleh tangan mbak lus,tiba2 sopir mengerem cukup mendadak,dengan cepat kupejamkan mataku,takut klo mbak lus terbangun.aku pura2 bangun dari tidur,begitu juga dgn mbak lus juga terbangun akibat pengereman yg cukup mendadak.ia belum sadar klo posisi tangannya berada diatas kontolku

M : sudah tiba ya ji??

A : gak tau mbak mungkin sudah

Akhirnya mbak lus sadar dgn posisi tangannya

M : ehhh,,,maaf ya ji,,gk sengaja

Aku tau klo mbak lus ini orangnya gk suka marah,tapi supel klo berkumpul,aku coba goda dia

A : ehh,,iya mbak,,gk apa2,,sngaja juga gk apa2 kok,,he,,hee

M : huhh,,kamu enak

Aku cuma tersenyum,sementara orang2 sudah pada bangun.tapi sandaran kursi cukup tinggi sehingga ujung rambut sj yg kelihatan.lalu sambil senyum aku bilang ke mbak lus,,gede gk mbak??husss,,,kamu tu ya,,sambil jewer telingaku.ayo kita turun,,jangan lupa barang2 kamu jgn ada yg ketinggalan”ocehnya mengingatkanku,,oke mbak cantik,,hehehe.

Ternyata kami sudah sampai.aku baru tahu klo mbak lus yg termuda dari semua peserta yg ikut pelatihan,krn lainnya sudah bnyk yg tua.usia mbak lus kira2 40 sampai 42 tahun.lainnya sdh bnyak yg uzur.lalu pak carik dgn suaranya yg parau krn usia memberi sedikit arahan.ternyata baru tahu klo ini memang acaranya orang tani,krn pelatihannya nanti tentang pertanian.pantes gk ada yg muda.

Lalu kami berjalan ke sebuah pemginapan yg sudah dipesan.bukan hotel tapi lebih mirip kos2 an.satu kamar berisi 2 orang,karena laki2 nya 3 orang maka aku disuruh pak carik tidur sendiri dan disuruh tempati kamar yg paling ujung,sedangkan dia dan pak karjo,dikamar paling depan.begitu juga dan mbak lus,dia juga tidur sendiri krn wanitanya ada 9 orang dan kamar dia ada didepan kamarku.

Hari sudah mulai malam,karena pelatihannya dimulai besok.maka aku minta ijin jalan2 ke pak carik dan ia memperbolehkan,,jangan jauh2 ji nanti kesasar kamu dan juga malam2 pulangnya besok pelatihan, nih kunci pagarnya,,,iya pak “sahutku.setelah keluar pagar,kulihan mbak lus dgn mak sri datang entah darimana sambil menenteng kresek

M : mau kemana ji??

A : mau jalan2 mbak,,,ngopi

M : eh aku ikut aku juga mau beli sesuatu

Mak tolong taruh dikamarku ya,aku mau beli barang yg tadi,,iya lus.aku berjalan kepasar dgn mbak lus,sebuah pasar tradisional yg cukup ramai,meski disebuah pegunungan,ku perhatikan mbak lus sgt cantik.lalu aku sengaja gandeng tangannya

M : ehh,,jak kok kamu gandeng tangan mbak

A : gk apa2 mbak biar kaya orang pacaran saja,,hehehe

M : kamu ini ya nakal banget,,malu ji dilihat orang

A : emangya mbak kenal,,aku semakin erat genggam tangan mbak lus

M : km gk malu apa gndeng wanita tua ky mbak

A : klo mas sri itu tua,,klo mbak lus masih cantik dan ….

M : dan apa??,,?tua

A : seksi tau mbak

Ia mencubit pinggangku dgn tangan satunya.lalu kami jalan2 mengelilingi pasar yg cukup ramai.setelah aku dan mbak lus makan ia membeli susuatu di kios.aku yg menunggu memperhatikan lalu lalang orang beraktivitas dipasar.kuperhatikan dari sebuah jalan setapak bnyak pasangan pria wanita,tua maupun muda keluar masuk dari tempat itu.kucoba cari tau,,tiba2 aku ditanya penjual sayur yg sudah tua,,

P : mau kemana nak??

A : enggak mbah mau lihat2 saja

P : wong orang lagi kenthu kok dilihat

A : (aku kaget) hah yg benar mbah??

P : kamu bukan orang daerah sini ya?

A : iya mbah saya dari kot xxxx,,prov xxx

P : pantesan,,itu memang tempat orang2 mesum nak

A : loh emangnya gk di gerebek sama orang2

P : lah wong mereka suka sama suka kok digerebek

A : lah terus tempat kenthu nya dimana mbah

P : ya di balik semak2 atau batu2 besar itu nak,,dan klo ada baju atau celana yg di gantung atau diatas batu berarti ada orangnya

A : ohh,,gitu mbah

P : km mau kesana

A : ehh,,,

P : klo kesana kamu cukup masukin uang kekotak yg dijaga 2 orang itu

A : berapa mbah??

P : paling sedikit 10 rb biasanya

Aku pun kembali ke kios dimana mbak lus belanja,tak lama kemudian mbak lus sudah selesai belanja.

A : sudah mbak??

M : sudah ji,,km tau toilet gak perut mbak mules??

Ide mesumku muncul,gimana klo ku ajak mbak lus ke tempat mesum aj “batin ku

A : gk tau mbak,,kan ini pasar tradisional,,tempatnya sj hutan

M : aduhh,,ji ,,mules banget perutku

A : ya sudah ,,ayo cari toilet atau sungai

Ku ajak mbak lus ke jalan setapak itu

A : tunggu sini mbak biar aku tanya ke orang

M : iya ji,,cepat

Aku lalu ke dua orang penjaga kawasan mesum itu.aku coba tanya tempat yg ada sungainya,ia tahu klo aku bukan orang daerah sini.lalu ia memberitahuku tempatnya.ku kasih ia uang 50 rb,mereka sangat girang,krn uang segitu bagi mereka sangat banyak.aman gk bang???dijamin aman mas.lalu ku ajak mbak lus menelusuri jalan setapk yg gelap.ku gunakan senter hp sebagai penerangan

M : ji kamu ajak aku kemana,,jgn macam2 ya km

A : katanya perut mbak mules,,kita kesungai,,gk ada toilet disini,atau kita kembali ke penginapan??

M : klo ke penginapan jauh ji

A : ya sudah mbak mau nggak??

M : ya sudah ji,,tapi mbak takut

A : sudah jangan takut mbak,kan ada aku

Aku menuju ke sungai,,mbak lus semakin eret pegang tanganku.benar dibalik semak dan batu2 besar bnyak baju dan celana dibuat tanda klo itu ada orangnya.mari mas mbak”ucap pasangan pria dan wanita yg berpapasan dgn kami,tentunya mereka habis enak2.dan itu membuat mbk lus penasaran dan aku jawab tanpa ragu klo ini tempat orang2 mesum

M : ji darimana mereka,,dan ini tempat apa

A : mereka habis bercinta mbak

M : hahhh

A : mbk lihat tu ada baju / celana dibalik menggantung itu dibalik semak dan batu itu ada orang lagi kentu

M : jadi ini tempatt??kamu mau apa ajak aku kesini

A : mau ajak mbak lus kentu,,katanya mbak cari sungai,,tu dibawah ada sungai

M : ihh kamu ya awas klo macam2

A : iya gk macam2 mbak,,tp klo mbak mau saya malah mau,,,he,,he

M : dasar gila,,temenin mbak takut

Aku lalu menuruni jalan dan aliran sungai gk terlalu besar lalu kulihat ada sebuah batu besar,,dibalik batu itu mbak” kataku,,ayo mbk takut ji gelap banget,,ha masa aku ikut,sebenarnya aku cuma pura2 saja.lalu mbak lus meletakkan barang dagangannya di atas batu,kemudian dia mau melepas celananya

M : ji matikan senternya

A : emangnya kelihatan mbak??

M : iya klo senternya hidup kamu yg enak,,,sudah matikan

Kumatikan senter hpku,,kulihat samar2 mbak lus sudah melepas celana dan cdnya,,tolong taruh di atas batu ji “ucap mbak lus memberikan celananya kpdku.jarak kami sangat dekat mungkin tak sampai satu meter.aku harus mengambil kesempatan ini,,dalam gelap aku melepas semua pakaianku,,meski hawa dingin melanda tubuhku.kemudian aku duduk dibawah batu.bau kotoran mbk lus menyengat hidung.tak lama kemudian terdengar suara air,seprtinya mbak lus sudah selesai buang hajatnya.ji,,ji,,,aji,,mbk lus memanggilku tapi aku sengaja tak menjawabnya,,,aji,,kamu dimana jangan bercanda,,mbak lus mendekat,,tangannya meraba raba krn gelap,,dan tangan mbak lus tepat memegang kontol ku yg besar dan panjang dalam keadaan yg sudah berdiri tegak…jiii,,,aku memegang tangan mbak lus agar tk lepas dari kontolku

A : knapa sih mbk pegang2 kontolku,,pingin ya??

M : ji lepasin,,tangan mu

A : gk mbak ,,enak kok mbak

M : ji lepasin atau mbk teriak

A : teriak saja mbak,,biar kita diarak sama orang2 sini,,dan peserta yg lain dengar,,kan jadi heboh nanti berita dikampung kita

M : ji tolong lepasin

Aku lalu menarik tubuh mbk lus,sehingga menempel ditubuhku.aku lalu mencoba memciumi wajah mbak lus,,ia berusaha menghindar tapi dekapanku yg kuat tk bisa membuatnya berkutik.ku coba cium bibirnya ia masih berontak dan tutup mulutnya,, tapi lama2 lidahku berhasil menerobos mulutnya,,lidah kami saling memghiasap satu sama lain,,mungkin karena sudah terangsang,mbak lus kini sudah gk merasa tertekan,malah kini ia menikmatinya,,setelah puas berciuman aku lalu melepas baju yg dipakai mbak lus agar tak basah kena air.

Kuremas payudara mbak lus yg pas di tanganku,,lalu ku emut putingnya sehingga membuatnya mendesah,,,mmmhhh,,,sshhh,,jii,,,kuraba vagina mbak lus dgn tanganku yg satunya,,jari2 menyelinap dibelahan vaginanya,,sshhh,,,jiiii,,aaakuuu,,,kupercepat kocokan jariku yg kemudian membuat tubuhnya mengejang,,,jiiiii,,,aahhsss,,,croottt,,,crrooottt,,,mbak lus mencapai klimaksnya.setelah getaran vaginanya mereda,,kini saatnya kontol jumboku yg ingin masuk keliang vaginanya.mbak aku masukin ya,,ji,,jangan kasar dong,,ya mbak maafkan yg tadi. Cerita Sex 21+

Ku balik kini tubuh mbk lus yg dibawah,kepalanya bersandar dibatu.kulebarkan pahanya,sinar bulan yg tadi tertutup mendung kini terlihat terang benderang.sehingga membuatku lebih mudah krn adanya pencahayaan meski remang2.kepala kontolku perlahan membelah vaginanya,,blesssshh,,,jiiii,,,peelaaannn,,,iya mbak ini sudah pelan,,kudorong kontolku hingga setengah sudah masuk,,jii,,tahann,,sakittt,,,kaya baru pertama sj mbak” sahutku,,iya tapi kontolmu gede banget ji,,emangnya gk sama dgn punyanya pk RT???gkk,,jii,,kontolmu ky kontol kuda,,kubiarkan sejenak setengah kontolku diam divagina mbak lus,setelah tenang,,kutarik sedikit yg membuat mbak lus mendesis,,,ssshhhh

Mbakk ,,tahan ya “kataku,,ku cium bibir mbak lus,,lalu ke hentakkan kontolku dgn keras kevagina mbak lus,,sehingga membuatnya langsung orgasme,,,mmhhhhhh,,aakhhhhh,,,jiii,,,serrrr,,,kontolku terasa hangat disiram lendir vaginanya.jiii,,,saakittt,,,,sshhhh,,,iya mbak,tahan ya ,nanti juga enak kok,,aku memberi mbak lus nafas agar vaginanya terbiasa dgn ukuran kontolku.plookkkk,,,plookkk,,pllookk,,,aku mulai mengayunkan kontolku dgn lembut agar mbak lus merasa nyaman,,mmmhh,,sshhh,,jii,,enak mbakk??sshhhh,,,iyaa,,enak mana sama punya suami mbak ???akkhhh,,enaakkkk,,puu,,nya muuu,,oouuhhh,,,ku cepatkan ayunan kontolku,,vagina mbak lus mencengkeram kuat kontolku,,ia akan mencapai klimaks lagi,,jiiii,,,akuuu,,,kini genjotanku semakin kuat,,,jiii,,sakkkitttt,,,aahhhhh,,,croootttttt,,,croottt,,mbak lus mengerang mengejang mendapat orgasmenya lagi

Kontolku masih menancap divagina mbak lus,kubalik tubuhnya,kini aku du2k beerselonjor,,sedangkan mbak lus diatas,,mbakk goyang dong??ssshhh,,bentar ji,,sakiiitt??apanya mbak,,vagina mbak ngilu ji,,,kontolku masih tegang sempurna didalam vaginyanya.kemudian mbak lus mulai menggoyangkan pantatnya,gerakannya sangat pelan mungkin sudah lemas.dgn posisi berhadapan aku dgn leluasa juga mengeyot payudaranya,,lalu kupegang pinggulya,untuk membantu gerakan mbak lus,,jiii,,,berhenti,,aku gakk,,kuaattt,,,bentar mbak aku juga mau keluar,,kucepatkan gerakan tanganku dipinggul mbak lus naik turun,,,jiii,,,,,akuuuu,,lalu kumiringan tubuh mbak lus,,sehingga kami dlm posisi tidur miring di sungai,,,jiii,,,,ahhhssssss,,,croottt,,,crootttt,,,mbak lus kembali klimaka,,kontolku yg mau keluar kuayunkan dgn cepat,,,plokkkk,,plookkk,,,mbak lus kembali orgasme dgn cepat,,,mbakkk,,akuuu,,,croootttt,,,croottttt,,pejuhku keluar sangat banyak didalam vagina mbak lus.

Kudiamkan kontolku,nafas kami terengah engah terutama mbak lus.kini kontolku sudah lepas dari vagina mbak lus,,lalu tarik tubuh mbak lus,,kita sama2 duduk sambil bersandar pada batu,,kupeluk tubuhnya dan kebelai rambutnya agar ia tenang,,tapi isak tangis tak kuasa mbak lus bendung,,hikkss,,hikkss

A : mbak maafkan aku ya??

M : kenapa kamu tega melakukan semua ini ji

A : maafkan aku mbak,,aku tak mampu nahan nafsuku sama mbak lus sejak di perjalanan tadi

M : tapi kenapa sama aku ji,,aku sudah punya anak,,punya suami

A : karena aku gk tahan melihat kecantikan mbak lus,,mbak jika mbak marah,,mbak boleh laporkan aku ke polisi atau mbak bunuh aku sekarang aku gk akan membela diri

Basa basiku ternyata membuat mbak lus luluh,,malah ia cerita soal kehidupan seksnya dgn suaminya

M : ji,,klo aku lapor polisi,,semua orang didesa pasti menganggap akulah yg menggoda kamu,,dan aku juga bukan seorang pembunuh

A : jadi mbak lus memaafkan aku??

M : jujur sebenarnya sdh lama aku gk dapat kepuasan dari suamiku

A : mksud mbak ,,suami mbak lus impoten??

M : gak ji,,setelah kecelakaan di pabrik dulu dan harus di operasi,,kemampuan seks suami mbak jauh berkurang,,paling setelah masuk tak sampai dua menit sudah keluar,itu sudah berjalan hampir dua tahun

A : jadi mbak lus puas dgn ku??sambil kucium bibirnya

M : sudah jii,,klo kamu setubuhi aku,,aku bisa pingsan disini ji

A : berarti,,besok lagi dong mbak

M : dasarrr,,makanya nika ,,sambil menjewer kupingku,,ayo ji kita balik,,nanti orang2 bisa curiga

A : ah gk mungkin mbak,,kn gak ada yg tahu klo kita keluar berdua,,mbok sri juga gk mungkin punya pikiran gitu,,dia kan sudah tua

Bantu brdiri ji,,aku lalu membantu mbak lus berdiri,,,sssshh,,kenapa mabk???ngilu tau,,tapi enak kan “goda ku,,huuuuhh lagi mbak lus menjewer kupingku.setelah berpakaian kami lalu kembali ke penginapan.dijalan aku goda mbak lus krn jalannya sedikit mengkangkang,,,jalannya kok gitu mbak???ini krn kontolmu tau”jawab mbak lus sambil meremas kontolku,,,auuu sakit mbak,,”biar,,ngilu banget ji,,ya kan baru sekali mbak,,klo dua kali sudah gak mbak??enak aja.

Kami hampir sampai dipenginapan,kulihat hp ku jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.untung sinyal didaerah sini jelek,jadi gk ada yg hubungi aku atau mbak lus

A : mbak

M : mbak msuk dulu,,biar gk ada yg curiga,,ini kuncinya

Lalu mbak lus membuka pintu pagar,aku lalu sejenak duduk2 didepan pintu pagar sambil merokok.sepuluh menit kemudian aku dengar pintu kamar terbuka,dan itu pak carik.baru balik ji??nggak pak sudah dari tadi,,cepat tidur besok pelatihan”,,,iya pak bentar habisin rokok,,setelah rokok ku habis lalu aku masuk ke kamarku dan memikirkan kejadian barusan terjadi,bahwa aku bisa menyetubuhi mbak lus.

2

Dua hari ini ku mengikuti pelatihan dgn semua peserta,,isinya cuma tentang bagaimana bercocok tanam dgn baik,padahal petani2 didesa lebih jago daripada pembicara yg hanya sekedar teori.malam itu aku menyelinap ke kamar mbak lus,,aku ingin kembali bercinta dgnnya,,tapi mbal lus masih merasa ngilu di vaginanya,,aku juga gk mau memaksa,,akhirnya aku hanya minta emut kontolku,,awalnya ia menolak tapi akhirnya ia mau,,ia sangat terkejut dgn ukuran kontolku,,matanya terbelalak dan menggelengkan kepalanya,,kami berusaha tidak bersuara krn kondisi kamar mbk lus berdampingan dgn peserta lain.kami cuma berbisik atau beri kode.mbak lus mngemut kontolku,,kubiarkan ia berbuat sesuai nalurinya,,hingga hampir sejam kontolku muncat didalam mulutnya.dgn hati2 aku kembali kekamarku,,untungnya semua sudah tidur mungkin capek akibat kegiatan hari ini.

Hari ini adalah hari terakhir pelatihan.peserta perempuan tidak ikut krn acara hari ini cuma pembagian bantuan alat dari pemerintah.peserta wanita memutuskan untuk pergi ke tempat wisata terdekat.sedangkan aku bilang ke pak carik dan pak kajo klo aku gk ikut saja,krn cuma pengambilan bantuan.mereka berdua setuju.sebenarnya aku malas ikut krn pembagian bantuannya dilakukan di ibukota provinsi,,dan itu membutukan waktu 3 jam dari tempat pelatihan kemarin.

Aku cuma du2k didepan penginapan sambil memperhatikan emak2 yg sudah berdandan,krn mau pergi jalan2.lalu kudengar salah satu wanita bicara,bu carik aku gk bisa ikut krn harus buat laporan buat nanti didesa”dan itu ternyata Budhe ziah,nama aslinya fauziah dia salah satu perangkat desa didesaku.usianya kira2 54 tahunan,dia janda yg lama ditinggal mati suaminya.oh ya bu ziah ucap bu carik,,tapi sendiri saja bu,,apa saya bantu??tambah bu carik,,oh gak usah bu ” sahut budhe ziah,,tapi lusi saja bu yg bantu,,kan ia kordinator ibu2 PKK,,supaya dia nanti paham klo jelaskan”kata budhe ziah,,lalu bu carik bicara sama mbk lus agar gk ikut.dari raut wajah mbak lus agak kecewa dan itu jadi bahan candaan oleh emak2 lainnya.lalu mereka berangkat,kulihat budhe ziah mengunci pintu pagar

Z : lus,,ji,,aku ingin bicara sama kalian berdua,,kita kekamarmu ji

Ucapnya dgn tegas,,aku dan mbak lus cuma bisa saling berpandangan.apa budhe ziah tahu klo aku dan mbak lus sudah berbuhungan batinku.aku dan mbak lus masuk kekamarku,dan budhe ziah lalu mengunci pintu.dan benar dugaanku budhe ziah tahu klo mbak lus selingkuh dgn ku. Cerita Sex 21+

Z : lus ,,ji,,aku harap kalian bicara jujur

M : tentang apa budhe??

Z : lus kamu selingkuh kan dgn aji,,iya kan ji

Aku cuma diam,tak bicara apapun,kutunggu apa yg budhe zia inginkan

M : eehh,,gak budhe

Lalu budhe ziah membelai rambut mbak lus,,aku diam,kubiarkan dua wanita ini yg berdebat

Z : lus,,aku juga bukan wanita yg alim lus,,sudah kamu jgn bohong,,atau kamu jd bahan gunjingan didesa nanti

M : tapi,,ituuu,,gk benar budhe

Z : oh berarti kemarin malam aku salah lihat,,berarti bukan kamu yg ngemut kontolnya aji (ucapnya dgn vulgar)

Duarrr,,,seperti suara petir,aku dan mbak lus gk bisa mengelak lavi.mbak lus kemudian meneteskan air mata,ia tk mungkin bohong.

M : budhe maafkan saya,,tolong jgn bicara ke yg lain,,saya tak mau rumah tangga saya hancur,,kasihan anak2 budhe

Z : lus,,kan aku sudah bilang klo aku juga bukan wanita alim.aku ngerti,pasti kehidupan ranjang mu ada masalah dgn suamimu

M : iya budhe,,tolong sebarkan ke yang lain

Z : tersenyum,,,aku gk akan sebarkan semua ini lus,,tapi semua tergantung aji

Ia berkata sambil menatapku,aku tau maksud yg budhe ziah inginkan,aku cuma pura2 gk tau

A : maksud budhe,,tergantung saya gimana??

Z : ji kamu tau kan klo lusi itu istri orang,dan klo hal ini tersebar maka rumah tangga lusi akan hancur,,begitu juga dgn nama baik orang tuamu

A : tolong budhe jangan sebarkan hal ini,,apa yg harus saya lakukan

Z : ji,,aku juga ingin merasakan yang lusi rasakan saat dgn kamu,,kamu mau kan??

Mbak lus dengan cepat menyahut perkataan budhe ziah

M : klo dia sih malah suka budhe,,kucing kok di kasih kepala ikan

Z : gimana ji ???

A : tentu mau lah budhe,,siapa yg gk mau dikasih yg enak2

M : huhhhh,,menoyor kepalaku

Z : yuk kita senang2 hari ini,,mumpung gk ada yg lain

A : tapi gimana klo mereka tiba2 datang budhe

Z : mereka lama ji,,paling sore nanti emak2 datangnya,sdangkan pak karjo dan pak carik mungkin malam datangnya krn disana masih ada acara sambutan dari gubenur

M : kita bertiga budhe??

Z : kenapa lus??

M : aku malu budhe,gk pernah main bertiga

Z : emangnya aku pernah,,sudahlah kita sama2 bukan orang baik

Kemudian budhe zaiah melepas pakaian dan BH nya,,payudaranya cukup besar menggantung sperti pepaya

Z : knapa ji sudah kendor ya,,pasti kencengan punyanya lusi

A : gk kok budhe,bagiku sama saja,sama2 enak

Z : lus ayo lepas dong bajumu

Mbak lus juga melepas pakaiannya,payudara mbak lus sangat indah bentuknya,meski susu budhe ziah lebih besar.kedua wanita ini sama2 sudah bugil dihadapanku,baik mbak lus dan budhe ziah vaginanya sama2 lebat bulu jembutnya,,ayo ji lepas bajumu”kata budhe ziah,,lepasin dong”jawabku

Kemudian mbak lus dibelakangku,,kemudian mbak lus melepaskan kaosku.sementara budhe ziah melepas celanaku.ia melonggo saat melihat batang kontolku.

A : kenapa budhe,,kaya baru lihat kontol saja

Z : ini gila,,pantes lusi jalannya ,,kaya disumpal selangkangannya

Tangan budhe ziah perlahan mengocok kontolku,sedangkan aku dan mbak lus saling berciuman.aku lalu minta mbak lus jongkok dimulutku,aku kemudian terlentang.kujilat vagina mbak lus,,shhh,,jangan,,ji,,jijik,,sshh ,,mmhhh,,,aku terus memainkan lidahku di vagina mbak lus.sementara budhe ziah mulai menjilati kontolku,,kuluman budhe ziah lebih enak daripada mbak lus,mungkin ia sudah berpengalaman.budhe ziah memsukan kontolku lebih dalam kemulutnya.lalu kutekan kepalanya dgn kakiku cukup kuat

Emppphhh,,mmmhhhh,,,kulepas jepitan kakiku dikepalanya,,hoekk,,hahhhsshh,,hooeekkk,,tubuh mbak lus menegang,,ia mengejang,,ssshh,,,,jiiii,,,ssshhhh,,,seerrrr,,mbak lus menggapai klimaks pertamanya.jii,,,masukin kontolmu nak,,budhe sudah gak tahan..kubaringkan tubuh budhe ziah,,sengaja kutancapkan kontolku cukup keras,sehingga masuk setengah,,blessshhh,,,jiii,,tahannn,,,kudiamkan kontolku divagina budhe ziah,,kusuruh mbak lus berciuman dgn budhe ziah,saat budhe ziah sudah menikmati cumbuan mbak lus,,kesentakkan kontolku dgn kuat sehingga masuk semua dimemeknya blesshhh,,,aaakhhhhh,,sshhhh,,,berheenti dulu ji,,tak kuhiraukan omongan budhe ziah,,kugenjot vagina berusia 52 tahun itu dgn cepat,,ahhh,,sshhh,,,jiiii,,,ohhhh,,plokkk,,plokkk,,nikmatkan budhe??kata mbak lus sambil meremas payudara budhe ziah,,kepala budhe ziah mendongkak,,,jiiii,,,saaakiitttt,,,,ssshhh,,,jiii,,,ahhhhhh,,,crooottttt,,crooottt,,,budhe ziah mendapat orgasmenya

Kemudian aku terlentang giliran mbak lus kusuruh menggoyang kontolku dari atas,,mbak lus mengerenyitkan dahinya,,ia mengigit bibirnya,,kontol ku sudah amblas didalam vagina mbak lus,,kubiarkan ia menggoyang kontolku,budhe ziah yang sudah mulai pulih tenaganya kutarik agar mendekat ke aku.kulumat bibirnya sambil kuremas susunya yg gede itu,,lalu kuraba memek budhe ziah dgn jari ku,,kukocok memek budhe ziah yg becek,,sehingga mengeluarkan bunyi ceplekk,,,cplekk,,sementara kurasakan genjotan mbak lus semakin cepat,,ia meremas susunya sendiri,,matanya sesekali terpejam,,,sshhhh,,,aahhhhh,,,,croottttt,,,crootttt,,mbak lus mengalami klimaks,,dan jiiii,,,,paha budhe ziah mengapit tanganku dgn kuat,,,ahhhh,,serrrr,,serrtr,,budhe ziah juga orgasme lagi.

Mbak lus lalu mencabut memeknya,,ia lalu merebahkan tubuhnya,,,kemudian kutancapkan kontolku di memek budhe zia,,benar indah hari ini bisa genjot dua stw desaku,,kira2 10 menit kemudian,,budhe ziah mau klimaks,,aku cepatkan sodokan kontolku,,,aahhh,,,jiiii,,,berhenti,,saakiittg,,akuu,,ahhhh,,,sshhh,,,crooott,,,ia orgasme,,tapi aku tak menghentikan genjotanku sehingga ia kesakitan,,jjiii,,,beerrhenntii,,sssakitt,,,budhe ziah mengalami klimaks lagi kali ini sangat deras seperti sedang kencing,,,tubuhnya melemah,,kulihat bola matanya yg hitam hampir jadi putih semua,,aku lalu cabut kontolku. Cerita Sex 21+

Untung budhe ziah gak pingsan,hanya saja tenaganya sudah habis.aku yg belum keluar lalu berbaring dihadapan mbak lus,kuraih tubuhnya kucium bibirnya,dan kuangkat satu kakinya naik ketubuhku.lalu ku masukkan kontolku,,ssshhhh,,,jiii,,,ia hanya mengerang waktu kuayunkan kontolku,,benar2 nikmat vagina mbak lus,,beberapa saat kemudian,,sshhhh,,jiiii,,,oouuhhhh,,,croootttt,,mbak lus menggapai puncak,kudiamkan kontolku sejenak setelah cukup kembali kuayunkan kontolku,,plokk,,plokkk,,dan akhirnya pertahananku akan jebol begitu juga mbak lus,,jiii,,tahan mbak aku juggaaaa,,semakin cepat sodokanku divagina mbak lus,,sshhhh,,aahhh,,sakkkiitt,,jiii,,,,croottttt,,,croottttt,,,crooottttt,,aku dan mbak lus bersamaan mencapai klimaks.

Kulihat jam dinding masih pukul 10 siang.satu jam lebih aku menggenjot mbak lus dan budhe ziah.aku istirahat sebentar karena masih banyak waktu untuk kembali menikmati dua tubuh stw ini.permainan kami berlanjut ke ronde dua,,dan budhe ziah kali ini bener2 pingsan krn staminanya benar2 sudah habis,sedangkan dgn mbak lus aku lanjut ke ronde tiga,meski ia nolak tapi aku tetap menggenjot vaginanya.semua klimaksku keluar didalam vagina mbak lus.

Tak terasa hari sudah mulai sore,untung budhe ziah sudah sadar dan tenaganya mulai pulih,lalu kuajak mereka mandi membersihkan diri.didalam kamar mandi kontolku ngaceng lagi tapi baik mbak lus dan budhe ziah menolak aku setubuhi.dan aku gk mau memaksa tapi aku suruh mereka berdua gantian mengoral kontolku sampai aku muncrat dimulut mbak lus.dan akhirnya kami selesai berpakaian rapi lalu keluar kamar agar jika peserta lain sudah datang mereka gk curiga

Z : kamu bener2 perkasa ji,,baru kali ini aku mengalami kenikmatan seperti ini,,kamu juga lus

M : iya budhe,,klo tiap hari sperti ini bisa jebol vagina kita budhe

A : tapi kalian puas kan,,,he,,hehe

M&Z : huhhhhhh

Z : gak bisa bayangin lus nanti klo suami kamu setubuhi kamu,pasti beda rasanya

M : iya budhe,kayak nya longgar ,krn punya suamiku gak kaya kontol kuda dia (bibirnya manyun)

Sementara aku hanya mendengarkan saja sambil tersenyum

Z : lus ,,aji berkali kali keluar didalam memek kamu,,kamu gk takut hamil

M : gak budhe,,aku KB kok,,lagian aku gk masa subur

Z : bagus lah klo gitu

Aku juga lega mendengar mbak lus KB,gak bisa bayangkan klo ia hamil lalu suaminya gk mau menerima,bisa jadi masalah.

M : budhe tolong jangan bilang siapa2 ya

Z : kamu gila apa,kan aku juga melakukannya,,ingat ji,,ini rahasia kita bertiga

A : iya budhe

Budhe ziah minta no wa ku,tapi gk aku kasih,,tapi kubuatkan dia akun tele,krn menurutku lebih save.tapi mbak lus gak mau takut ketahuan suamimya.krn peserta yg lain belum datang,aku lalu pamit keluar cari makan.aku dikasih uang 200 rb sm budhe ziah,lumayan sdh dapat memeknya gratis malah dikasih uang.pukul 19.00 kami kembali pulang ke desa,dan bantuan dari pemerintah ternyata akan dikirim ke kedesa kami seminggu lagi.ternyata gak rugi aku gantiin sepupuku ikut pelatihan,bisa genjot memek mbak lus dan perangkat desaku budhe ziah.sejak saat itu aku dimasukkan ke struktur kartar,katanya pendidikanku lumayan tinggi padahal lulusan SMP,ya dibanding petani2 lain yg gk sekolah atau bahkan pemuda2 lain didesaku yg kebanyakan cuma SD karena bagi penduduk kerja lebih penting daripada sekolah.itulah sebabnya banyak pemuda di desaku merantau ke kota besar bahkan keluar negri.

CERITA SEX 21+ © 2014. All Rights Reserved | Powered By Blogger | Blogger Templates

Designed by-SpeckyThemes